Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Disporapar Jombang Gelar Festival 16.30 di Tirta Wisata Jombang, Dimeriahkan Serangkaian Kegiatan Menarik

Anggi Fridianto • Senin, 27 April 2026 | 04:49 WIB
SINERGI: Kepala Disporapar Kabupaten Jombang, Nur Evva Maylia, S.TP., M.M. saat membuka kegiatan Festival 16.30 di Tirta Wisata Jombang, Sabtu (25/4).
SINERGI: Kepala Disporapar Kabupaten Jombang, Nur Evva Maylia, S.TP., M.M. saat membuka kegiatan Festival 16.30 di Tirta Wisata Jombang, Sabtu (25/4).

 

JOMBANG - Suasana akhir pekan di Taman Tirta Wisata Keplaksari terasa beda. Sejak pagi, Sabtu (25/4), ratusan warga terus berdatangan. Ada yang datang bersama keluarga, komunitas, hingga sekadar ingin menikmati suasana. Semuanya larut dalam satu rangkaian kegiatan bertajuk Festival 16.30 2026 yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang.

 

ANGGI FRIDIANTO, Jombang

Pembukaan Festival 16.30 di Tirta Wisata Jombang berlangsung meriah. Acara ditandai dengan pelepasan bibit ikan ke kolam oleh Kepala Disporapar Kabupaten Jombang, Nur Evva Maylia, S.TP., M.M., didampingi jajaran kepala OPD lintas sektor.

Sejak pagi, berbagai kegiatan digelar paralel. Ada senam bersama, festival musik keroncong, bazar kuliner, mancing gratis, hingga city tour menjelajahi destinasi Jombang. Semua memberi pilihan beragam bagi pengunjung.

Nur Evva menegaskan, festival ini bukan sekadar hiburan. “Festival ini menjadi salah satu upaya kami menghadirkan ruang rekreasi yang sehat, murah, dan menyenangkan bagi masyarakat. Sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jombang,” ujarnya.

Baca Juga: Bangkit dari Mati Suri, Pemkab Jombang Pancing Pengunjung Tirta Wisata dengan Diskon Tiket Murah

Ia menjelaskan, konsep Festival 16.30 menggabungkan olahraga, seni budaya, edukasi lingkungan, hingga pemberdayaan UMKM dalam satu ekosistem. Nama 16.30 sendiri lahir dari semangat lintas usia, khususnya generasi muda 16 tahun hingga usia 30 tahun. “Harapannya Tirta Wisata tidak hanya dikenal sebagai tempat rekreasi, tetapi juga ruang aktivitas publik yang hidup,” imbuhnya.

Festival ini juga digagas oleh Jombang Creative Hub sebagai wadah kolaborasi. Menurut Nur Evva, generasi muda punya peran strategis dalam pembangunan daerah. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menarik lebih banyak kunjungan. Tidak hanya dari warga Jombang, tetapi juga dari luar daerah. Dampaknya diharapkan bisa dirasakan langsung oleh pelaku usaha lokal,” katanya.

Antusiasme pengunjung menjadi catatan positif. Anak-anak bermain, orang tua bersantai, komunitas saling berinteraksi. Bagi pelaku UMKM, momen ini membawa berkah: dagangan laris dan interaksi dengan pelanggan meningkat. Festival pun menjadi ruang promosi sekaligus transaksi nyata.

 

Nur Evva menilai keberhasilan acara ini berkat kolaborasi berbagai pihak, mulai komunitas pemuda, pelaku seni, hingga dinas terkait. “Kami akan terus berinovasi menghadirkan event kreatif. Tirta Wisata memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan,” tegasnya.

Lebih dari sekadar acara sehari, Festival 16.30 diharapkan menjadi agenda berkelanjutan. “Kita berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda berkelanjutan. Dengan begitu, Tirta Wisata Jombang tidak hanya ramai sesaat, tetapi terus hidup sebagai destinasi favorit masyarakat,” pungkasnya. (naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#tirta wisata jombang #Disporapar Jombang #Jombang #Pemkab Jombang