JOMBANG - Rencana besar pengembangan RSUD Jombang mulai menemukan titik terang.
DPRD Jombang memberi lampu hijau pembangunan gedung baru setinggi 10 lantai dengan skema mengajukan pinjaman ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) .
Tak tanggung-tanggung estiamasi anggaran mencapai hingga Rp 400 miliar.
Sinyal itu mencuat saat Komisi D DPRD Jombang menggelar audiensi bersama manajemen RSUD, (23/4).
Anggota Komisi D DPRD Jombang Rahmat Agung Saputra menegaskan, relokasi RSUD Jombang dinilai tidak realistis dari sisi anggaran maupun teknis.
Baca Juga: RSUD Jombang Rancang Bangun Gedung 10 Lantai, Bakal Ajukan Pinjaman Rp 400 Miliar ke Kemenkeu
”Relokasi membutuhkan biaya sangat besar, termasuk pemindahan alat kesehatan berteknologi tinggi seperti MRI dan CT Scan. Itu kompleks dan tidak rasional dalam kondisi keuangan daerah saat ini,” ujar Agung.
Sebagai gantinya, pengembangan difokuskan di lokasi eks gedung Dinkes.
Bahkan, desain proyek kini ditingkatkan dari semula tujuh lantai menjadi 10 lantai untuk mengakomodasi kebutuhan layanan yang terus bertambah.
Dari sisi pembiayaan, RSUD Jombang akan mengajukan pinjaman ke Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan tenor pengembalian selama 10 tahun.
Skema ini dinilai lebih fleksibel karena tidak langsung membebani APBD.
”Pembayaran disesuaikan kemampuan pendapatan RSUD setiap tahun. Jadi tidak membebani keuangan daerah secara langsung,” jelasnya.
DPRD menilai proyek ini mendesak direalisasikan. Selain kapasitas layanan yang mulai terbatas, fasilitas penunjang seperti lahan parkir juga kian tidak memadai.
”Dengan gedung baru, pelayanan kesehatan diharapkan lebih optimal dan mampu menjawab peningkatan jumlah pasien,” kata Agung.
Dengan estimasi anggaran mencapai Rp 400 miliar, proyek ini disebut sebagai investasi jangka panjang untuk pelayanan kesehatan masyarakat Jombang.
Baca Juga: Puluhan Desa di Jombang Belum Bangun KDKMP, DPRD Desak Pemkab Lakukan Hal Ini
Apalagi, tren kunjungan pasien terus meningkat dari tahun ke tahun.
”Kunjungan pasien terus meningkat. Dengan 10 lantai, kebutuhan layanan diharapkan bisa tertampung secara maksimal,” pungkasnya.
Sebelumnya, RSUD Jombang menyiapkan langkah besar.
Untuk membangun gedung 10 lantai, rumah sakit daerah itu berencana mengajukan pinjaman hingga Rp 400 miliar ke pemerintah pusat.
Dana jumbo tersebut rencananya diajukan ke Kementerian Keuangan dengan tenor pengembalian selama 10 tahun.
Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran, menyebut proposal pengajuan hampir rampung dan tinggal menunggu persetujuan bupati. ”Proposal sudah mencapai sekitar 90 persen dan segera diajukan untuk mendapatkan persetujuan Abah bupati,” ujarnya (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto