Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Serapan Pupuk Subsidi di Jombang Lancar, Urea Diserap 7,7 Juta Kg

Anggi Fridianto • Rabu, 22 April 2026 | 08:35 WIB
  DIBUTUHKAN: Petani menyadur pupuk subdisi   
DIBUTUHKAN: Petani menyadur pupuk subdisi  

 

Radarjombang.id -Penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Jombang terus menunjukkan progres signifikan. Dari sejumlah jenis pupuk yang didistribusikan, serapan pupuk urea tercatat paling tinggi, menembus 7,7 juta kilogram dan tersebar di 21 kecamatan.

Kepala Disperta Jombang M. Rony melalui Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian Eko Purwanto mengatakan, total pupuk urea yang telah disalurkan mencapai 7.706.497 kilogram. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan jenis pupuk bersubsidi lainnya.

 Tingginya serapan pupuk urea menunjukkan kebutuhan petani terhadap pupuk dasar tersebut masih sangat besar, terutama untuk mendukung produktivitas tanaman pangan. ”Urea memang masih menjadi kebutuhan utama petani. Penyalurannya kami lakukan bertahap sesuai data dalam e-RDKK,” ujarnya.

Dari sebaran wilayah, Kecamatan Mojowarno menjadi penyerap pupuk urea terbesar dengan total 688.668 kilogram. Disusul Kecamatan Kabuh sebesar 574.587 kilogram dan Kecamatan Kesamben sebanyak 541.884 kilogram.

Baca Juga: Bulan Ini Proyek Pengadaan Pupuk Tembakau di Jombang Diteken, Anggarannya Rp 5 Miliar

Sementara itu, total distribusi pupuk bersubsidi secara keseluruhan, termasuk NPK, ZA, dan organik, telah melampaui 14 juta kilogram. Untuk pupuk NPK sendiri tercatat mencapai 7.199.049 kilogram.

Selain itu, pupuk organik yang telah disalurkan mencapai 2.022.960 kilogram, sedangkan pupuk ZA sebesar 194.128 kilogram.

Eko menjelaskan, seluruh pupuk bersubsidi tersebut disalurkan melalui kios resmi yang telah ditunjuk pemerintah. Petani yang berhak menebus pupuk merupakan mereka yang telah terdaftar dalam sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK).

”Penebusan dilakukan di kios resmi dengan membawa kartu tani atau identitas sesuai data yang terdaftar,” jelasnya.

Disperta Jombang juga terus melakukan pengawasan bersama pihak terkait guna memastikan distribusi pupuk berjalan lancar dan tepat sasaran selama musim tanam berlangsung. ”Pengawasan terus kami lakukan agar kebutuhan pupuk petani benar-benar terpenuhi,” pungkasnya.(yan/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#serapan pupuk subsidi #disperta jombang #Jombang #Urea