JOMBANG - RSUD Jombang menggelar lomba fashion show memperingati Hari Kartini, (21/4). Kegiatan yang mengusung tema Kartini Masa Kini, Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045 diikuti setiap perwakilan unit di RSUD.
Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, menyampaikan peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk memotivasi seluruh karyawan, khususnya karyawati, agar terus berkembang dan meningkatkan kualitas diri.
”Hari ini kami memperingati Hari Kartini 2026 untuk memberikan motivasi kepada seluruh karyawan, terutama karyawati, agar meneladani semangat Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan peningkatan kualitas diri,” ujarnya.
Ia menegaskan, semangat emansipasi yang diperjuangkan Raden Ajeng Kartini harus diwujudkan dalam peningkatan kompetensi, baik dari sisi keilmuan, keterampilan, maupun jenjang pendidikan.
”Kami berharap para karyawati semakin termotivasi meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi ilmu, skill, maupun profesionalisme dalam pelayanan,” katanya.
Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci dalam mendorong kualitas layanan kesehatan di RSUD Jombang. Seluruh tenaga, mulai dari dokter, perawat, bidan hingga tenaga non-medis, didorong untuk terus mengembangkan diri, termasuk dalam bidang teknologi informasi dan manajemen.
Ia menyebut, saat ini mayoritas dokter spesialis di RSUD Jombang merupakan perempuan. Pihak rumah sakit juga memberikan dukungan penuh untuk peningkatan kompetensi melalui program pendidikan lanjutan.
Baca Juga: Punya Segudang Pengalaman, Ini Strategi Dr Saibani Wiyanto Bawa UPJB ke Kancah Internasional
”Kami memfasilitasi pendidikan subspesialis bagi dokter, yang dibiayai melalui anggaran daerah. Saat ini sudah ada empat dokter yang kami kirim untuk pendidikan subspesialis,” ungkapnya.
Selain itu, peningkatan kapasitas juga dilakukan pada tenaga keperawatan. Jika sebelumnya didominasi lulusan diploma, kini didorong untuk menempuh pendidikan sarjana hingga magister.
”Semua unit kami dorong untuk terus upgrade, baik dokter, perawat, maupun tenaga lainnya, agar kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh unit di RSUD Jombang diwajibkan berpartisipasi dalam lomba fashion show sebagai bentuk apresiasi diri sekaligus melatih kepercayaan diri.
”Fashion show ini bukan sekadar lomba, tetapi bentuk apresiasi diri dan keberanian tampil. Busana yang digunakan tidak hanya Jawa, tetapi juga busana daerah lain sebagai simbol keberagaman Indonesia,” ungkapnya. (ang/jif)
Editor : Anggi Fridianto