Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pasar Perak Jombang Sepi Peminat, 50 Ruko Mangkrak Tak Dilirik Pedagang

Anggi Fridianto • Rabu, 15 April 2026 | 07:39 WIB
Ruko Pasar perak sepi tak diminati pedagang
Ruko Pasar perak sepi tak diminati pedagang

 

 

 

Radarjombang.id - Upaya Pemkab Jombang menghidupkan kembali Pasar Perak masih belum menunjukkan hasil. Sejumlah ruko di lantai 2 pasar yang sudah diambil alih pemerintah daerah hingga kini belum juga diminati pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Anjik Eko Saputro mengatakan, pihaknya telah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menempati ruko kosong di Pasar Perak. Pengumuman pun sudah disampaikan secara terbuka. ”Sudah kami umumkan bagi masyarakat yang berminat menempati ruko di Pasar Perak,” ujarnya.

Namun, hingga saat ini belum ada peminat yang mendaftar. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemkab dalam menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di dalam pasar. ”Faktanya sampai sekarang masih belum ada yang berminat,” imbuhnya.

Meski demikian, Disdagrin tidak akan berhenti. Sosialisasi dan penyampaian informasi akan terus dilakukan guna menarik minat pedagang agar kembali beraktivitas di dalam pasar. ”Kami akan terus mengumumkan dan membuka kesempatan itu,” tegasnya.

Anjik mengakui, salah satu kendala utama adalah banyaknya eks pedagang Pasar Perak yang kini memilih berjualan di luar area pasar. Bahkan, sebagian menempati lahan milik warga di sekitar pasar.

Baca Juga: Ruko Disita Pemkab, Puluhan Kios Pasar Perak Jombang Kini Menganggur Tak Berpenghuni

Kondisi ini berdampak pada minimnya pergerakan pembeli ke dalam pasar. Aktivitas jual beli cenderung terjadi di luar, sehingga pasar kian sepi. ”Banyak pedagang berjualan di luar atau di lahan warga. Akibatnya pembeli juga enggan masuk ke dalam pasar,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, banyak kios dan ruko di Pasar Perak kini masih kosong setelah ditinggalkan pedagang lama. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang pun masih mencari pedagang baru untuk mengisi deretan ruko yang telah diambil alih tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, mengatakan ruko-ruko tersebut sebelumnya dikelola pedagang, namun tidak lagi dimanfaatkan. Karena tak kunjung ditempati meski telah diberi waktu, pemerintah daerah akhirnya mengambil alih pengelolaannya. ”Sudah disegel dan diberi waktu beberapa bulan, tetapi tetap tidak ditempati. Karena itu diambil alih dan sekarang menjadi kewenangan pemkab,” ujarnya.

Baca Juga: Sudah Habiskan Lebih dari Rp 10 Miliar, Puluhan Kios Pedagang Pasar Perak Jombang Tetap Mangkrak, Pemkab Jombang Lakukan Hal Ini

Menurut Agus, ruko yang kini kosong itu tidak boleh dibiarkan terlalu lama tanpa aktivitas. Ia meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang segera mencarikan pedagang pengganti agar kios kembali produktif. ”Kami minta dinas proaktif menawarkan ruko-ruko yang belum ditempati kepada masyarakat yang berminat berjualan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Bapokting Disdagrin Jombang, Yustinus Harris Eko Prasetijo, menyebutkan saat ini terdapat sekitar 50 kios yang berada di bawah kendali Pemkab Jombang setelah ditinggalkan pedagang lama.

Meski begitu, pihaknya belum dapat memastikan skema pemanfaatan kios tersebut. Disdagrin masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan terkait langkah yang akan diambil. ”Kami masih menunggu arahan pimpinan. Apakah nanti kios diserahkan kepada pedagang yang berminat menempati atau ada kebijakan lain,” katanya.(yan/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#sepi pedagang #pasar perak #Disdagrin Jombang #Jombang #Pemkab Jombang