NAMA Mochammad Fauzan kini kian diperhitungkan dalam dinamika politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jombang. Di balik kiprahnya, tersimpan perjalanan panjang yang ditempa dari dunia aktivis, pendidikan, hingga politik akar rumput.
Lahir di Jombang, 9 Februari 1985, Fauzan mengawali pendidikan dari MI Bustanul Ulum Ngelele. Kemudian melanjutkan ke MTsN Sumobito, MAN Jombang, hingga menempuh pendidikan S1 di STIT UW Jombang.
Semasa kuliah, jiwa organisasinya sudah terlihat kuat. Ia aktif di berbagai organisasi kampus, bahkan sempat dipercaya menjadi Ketua BEM STIT UW.
Dari dunia kampus, Fauzan melangkah ke organisasi kepemudaan. Pada 2009, ia dipercaya menjadi Ketua PAC IPNU Sumobito. Setahun berselang, kiprahnya terus menanjak dengan menjabat Wakil Ketua PC IPNU-IPPNU Jombang.
Karier politiknya di PKB dimulai sejak 2007 saat ia resmi menjadi kader. Konsistensinya di partai berbasis nahdliyin itu terus terjaga. Pada 2014, Fauzan dipercaya memimpin DPAC PKB Sumobito. Di tahun yang sama, ia untuk pertama kalinya mencoba peruntungan di Pemilu Legislatif DPRD Jombang dari Dapil 2.
Namun, langkahnya saat itu belum berbuah hasil. Fauzan gagal melenggang ke kursi legislatif. Meski begitu, kegagalan tersebut tidak membuatnya mundur. Ia justru terus memperkuat basis perjuangan dan konsolidasi di tingkat bawah.
”Dunia politik adalah jalan untuk bisa memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. Apalagi saya punya latar belakang aktivis dan organisasi,” ungkapnya.
Perjalanan panjang itu akhirnya berbuah manis. Pada Pileg 2024, Fauzan berhasil meraih kepercayaan masyarakat dan kini menjabat sebagai anggota DPRD Jombang.
Di luar politik, Fauzan juga dikenal sebagai sosok pendidik. Ia pernah mengabdi sebagai guru sejak 2007, bahkan dipercaya menjadi Kepala Madrasah MI Bustanul Ulum Bakalan sejak 2011. Dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya sebelum terjun penuh di politik.
Tak hanya itu, kiprah organisasinya juga terus berkembang. Fauzan tercatat aktif di berbagai lembaga, mulai dari Pergunu Sumobito, MWCNU Sumobito, hingga kini mengemban amanah sebagai bendahara di Lembaga Kaderisasi DPC PKB Jombang, serta ditunjuk sebagai Komandan DKC Panji Bangsa Jombang
Bagi Fauzan, seluruh proses tersebut adalah bagian dari pembentukan diri. Dari aktivis, pendidik, hingga politisi, semua dijalani sebagai satu garis perjuangan.
”Alhamdulillah, sekarang diberi amanah menjadi wakil rakyat. Ini bukan tujuan akhir, tapi jalan untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (yan/fid)
Editor : Anggi Fridianto