Radarjombang.id - Peta persaingan menuju kursi Ketua DPC PKB Jombang mulai terbaca. Kartiyono muncul sebagai salah satu figur kuat dengan membawa gagasan besar “PKB Digdaya” sekaligus target ambisius: merebut minimal 16 kursi DPRD pada Pemilu 2029.
Kartiyono sendiri mengaku siap jika dipercaya mengemban amanah tersebut. Ia membawa gagasan besar bertajuk “PKB Digdaya” sebagai arah perjuangan partai ke depan.
”Tekad saya membawa PKB Jombang Digdaya. Artinya, PKB harus mampu menjadi solusi bagi rakyat dengan benar-benar menerjemahkan aspirasi, kebutuhan, dan suara masyarakat secara riil, bukan sekadar retorika,” ujarnya.
Menurutnya, kunci utama memperkuat partai adalah kedekatan dengan masyarakat. PKB, kata dia, harus lebih intens hadir di tengah rakyat, tidak hanya mendengar tetapi juga memperjuangkan hingga menjadi kebijakan nyata.
”Ke depan PKB harus selalu hadir di tengah masyarakat. Melihat, mendengar, lalu menyuarakan dan memperjuangkan aspirasinya,” tegasnya.
Baca Juga: Kartiyono, Fotografer yang Kini Jadi Anggota Dewan
Tak hanya itu, Kartiyono juga memasang target ambisius pada Pemilu 2029. Ia menargetkan PKB mampu melampaui capaian historis 15 kursi DPRD Jombang di era reformasi. ”Kalau ingin digdaya, tidak ada jalan lain selain menang meyakinkan. Kami menargetkan minimal 16 kursi DPRD Jombang pada 2029,” bebernya.
Untuk mencapai target tersebut, ia menyiapkan sejumlah strategi. Di antaranya memperkuat struktur partai, memperdalam kaderisasi, serta memperluas jaringan pemilih, terutama dari kalangan generasi muda atau Gen Z.
Menurutnya, segmen anak muda menjadi kunci penting yang selama ini belum tergarap maksimal. PKB, lanjut dia, harus mampu beradaptasi dengan pendekatan yang lebih relevan bagi generasi tersebut. ”Anak muda akan jadi target utama. Kita akan gunakan bahasa dan cara mereka, melalui program yang kreatif dan pendekatan yang tidak membuat mereka merasa hanya jadi objek politik,” jelasnya.
Meski fokus pada generasi muda, Kartiyono menegaskan bahwa pemilih dewasa tetap menjadi perhatian. Ia menilai kelompok tersebut juga membutuhkan sentuhan dan komunikasi yang lebih intens.
Lebih jauh, Kartiyono menekankan pentingnya membangun kepercayaan publik melalui keteladanan dan reputasi politik yang baik. ”Politik itu tentang keteladanan dan reputasi. Kalau itu terbangun, kepercayaan rakyat akan datang,” katanya.
Di sisi lain, ia juga menegaskan komitmen PKB untuk terus mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berada di jalur yang sesuai kebutuhan masyarakat. Termasuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta memerangi praktik korupsi. ”PKB akan konsisten mengawal pemerintahan agar tetap di jalur yang benar dan berpihak pada rakyat. Termasuk melawan segala bentuk korupsi,” tandasnya.
Dengan berbagai gagasan tersebut, Kartiyono optimistis PKB Jombang ke depan akan semakin kuat dan mendapat kepercayaan masyarakat. ”Saya yakin PKB mampu menjadi partai yang benar-benar digdaya dan sulit dikalahkan,” pungkasnya.(yan/naz)
Editor : Anggi Fridianto