Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Hadiri Puncak HPN 2026, Bupati Warsubi Ajak Insan Pers Perangi Hoaks

Anggi Fridianto • Jumat, 10 April 2026 | 08:48 WIB
APRESIASI: Bupati Jombang Warsubi saat memberikan sambutan.
APRESIASI: Bupati Jombang Warsubi saat memberikan sambutan.

 

JOMBANG – Bupati Jombang Warsubi beserta jajaran Forkopimda menghadiri malam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus PWI Jombang Award 2026 di Yusro Hotel Jombang, Rabu (8/4) malam.

Turut hadir mendampingi bupati, Sekdakab Agus Purnomo, jajaran kepala OPD Pemkab Jombang, Direktur Jawa Pos Radar Jombang M. Nur Kholis yang juga penasehat PWI serta anggota PWI Jombang.

Dalam kesempatan tersebut, Warsubi menyampaikan peran pers sangat strategis sebagai pilar keempat demokrasi.

”Saya memberikan apresiasi dan menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan PWI Kabupaten Jombang.

 Ini menjadi pengingat pentingnya peran pers sebagai pengawas, penyedia informasi, sekaligus penghubung antara masyarakat dan pemerintah,” ujarnya.

Mengusung tema “Pers Sehat dan Berdaya: Strategi Adaptif, Kreatif, serta Inovatif untuk Tetap Konsisten di Era Digitalisasi”,

 Warsubi menyinggung derasnya arus informasi di era digital.

 Perkembangan media sosial membuat informasi menyebar sangat cepat, namun sering tidak diimbangi proses verifikasi.

Baca Juga: Jadi Program Unggulan Bupati Warsubi, Pemkab Jombang Kebut Rencana Pembangunan RTH Kabuh Senilai Rp 2,3 Miliar

”Informasi mengalir begitu cepat, real-time, dan sering tanpa verifikasi memadai. Setiap individu bisa menjadi produsen berita.

Kondisi ini berpotensi memunculkan hoaks, disinformasi, hingga polarisasi di ruang publik,” paparnya.

Ia menegaskan, tantangan tersebut menuntut insan pers tetap menjaga profesionalisme dan integritas. Adaptasi terhadap teknologi harus diimbangi dengan komitmen pada kode etik jurnalistik.

”Dibutuhkan insan pers yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” tegasnya.

Warsubi juga mengajak insan pers di Jombang berperan aktif menjaga kondusivitas daerah melalui pemberitaan yang berimbang dan bertanggung jawab.

”Saya mengajak untuk bersama-sama memerangi hoaks dan disinformasi, serta menghindari pemberitaan yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya.

Baca Juga: Jadi Program Unggulan Bupati Warsubi, Pemkab Jombang Kebut Rencana Pembangunan RTH Kabuh Senilai Rp 2,3 Miliar

Dalam acara tersebut, PWI Jombang juga mengumumkan penerima PWI Jombang Award 2026. Pada kategori tokoh individu, penghargaan diberikan kepada Heri Purnomo sebagai inisiator sinergi ekonomi akuakultur, Didik Purwanto sebagai pelestari ludruk, serta Cak Ukil atau Moh. Suluhil Amin sebagai kreator inspirasi milenial.

Untuk kategori institusi atau komunitas, penghargaan diberikan kepada Pesantren Kaligrafi SAKAL melalui program Paramartha Seni Religi serta MAFINDO Jombang melalui program pionir navigasi digital. Selain itu, diumumkan pula pemenang lomba dalam rangka HPN 2026.

Warsubi berharap, momentum HPN mampu memperkuat sinergi antara pers dan pemerintah daerah. Ia juga menyinggung suasana Syawal sebagai momen mempererat silaturahmi. ”Melalui momentum ini, semoga sinergi antara pers dan Pemkab Jombang semakin kuat untuk mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#hpn jombang 2026 #Bupati Warsubi #Jombang #Pemkab Jombang