RadarJombang.id - Pembangunan gerai Koperasi desa/kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Jombang terus berjalan. Hingga kini, sekitar 178 gerai telah berdiri, dengan 110 di antaranya sudah rampung 100 persen, meski belum ada yang beroperasi.
Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jombang, Gatut Wijaya, mengatakan ratusan gerai tersebut masih dalam berbagai tahapan penyelesaian. “Sekitar 178 itu yang sudah berdiri, yang masih berproses. Yang benar-benar selesai 100 persen sekitar 110,” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk gerai yang belum rampung, pihaknya masih melakukan pendataan terkait kendala di masing-masing desa. ”Kami masih merekap. Kemarin tiap desa baru melaporkan kondisi dan problemnya, jadi belum semuanya masuk,” katanya.
Baca Juga: Baru Selesai Dibangun, Bangunan KDMP di Kedungrejo Jombang Rusak Disapu Angin
Terkait gerai Kopdes Kedungrejo yang rusak akibat diterjang angina kencang, Gatut menegaskan pihaknya tidak memiliki kewenangan dalam aspek kontraktual proyek tersebut. ”Itu yang tahu kontraknya antara PT Agrinas dengan kontraktornya. Kami di dinas tidak mengetahui isi kontraknya,” ucapnya.
Menurutnya, pembangunan gerai kopdes melibatkan pihak pelaksana dari unsur lain, termasuk melalui Kodim atas nama PT Agrinas. Karena itu, tanggung jawab teknis seperti perbaikan berada pada pihak kontraktor. ”Kontraknya antara PT Agrinas dengan kontraktor, desa juga tidak tahu,” tegasnya.
Meski sebagian besar bangunan telah berdiri, seluruh gerai kopdes di Jombang hingga kini belum dapat dimanfaatkan. Gatut menyebut masih ada tahapan administrasi dan teknis yang harus dilalui. “Belum operasional. Nanti ada proses verifikasi dan validasi dokumen, termasuk pengecekan fisik bangunan,” tuturnya.
Baca Juga: Gerai KDMP Desa Peterongan Jombang Selesai Dibangun, Ditargetkan Mampu Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Setelah itu, akan dilanjutkan dengan proses serah terima sebelum akhirnya gerai bisa digunakan oleh koperasi desa. Pemerintah daerah saat ini masih menunggu rekap lengkap dari seluruh desa untuk memastikan progres sekaligus mengidentifikasi kendala di lapangan.
Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang yang menerjang wilayah Jombang, Senin (30/3) sore, memicu kerusakan cukup luas. Selain menghantam dua bangunan rumah sakit dan pasar, terjangan angin juga merusak gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh. Ironisnya, bangunan tersebut baru rampung dibangun dan bahkan belum beroperasi. Hempasan angina merusak bagian dinding gerai dari bahan galvalum di sisi utara hingga jebol. Tak hanya itu, plafon berbahan hardboard di bagian dalam bangunan runtuh seluruhnya. Tingkat kerusakan ditaksir sekitar 30 persen. (riz/naz)
Editor : Anggi Fridianto