JOMBANG – Rencana pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di Kecamatan Ngoro menunjukkan perkembangan positif. Dokumen kesesuaian tata ruang untuk proyek tersebut dipastikan sudah rampung sebelum Lebaran.
’’Surat Keterangan Kesesuaian Tata Ruang (SKKTR) untuk proyek tersebut sudah diterbitkan setelah melalui proses survei lapangan, termasuk pengecekan batas wilayah dan peruntukan ruang,’’ kata Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertanahan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Agus Andrianto Dwi Wicaksono, (30/3).
Secara tata ruang, lokasi tersebut sudah sesuai. ’’SKKTR sudah selesai sebelum Lebaran. Kami juga sudah melakukan survei lokasi, termasuk batas dan kondisi tata ruangnya,’’ tambahnya.
Baca Juga: Lahan RTH Diwek Jombang Nganggur Hingga 2025, Pemkab Prioritaskan Proyek RTH di Ngoro dan Kabuh
Nantinya, pelaksanaan pembangunan RTH sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang.
Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum, mengakui, saat ini kelengkapan administrasi proyek masih dalam tahap penyempurnaan. Beberapa dokumen dinyatakan sudah klir.
”Untuk kesesuaian tata ruang sudah klir dari Dinas PUPR,” ungkapnya.
Ia menargetkan, pada awal April dokumen proyek akan dikirim ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang untuk proses lelang.
’’Awal April kami kirim ke PBJ untuk dinaikkan tender. Saat ini masih tahap penyempurnaan dan perbaikan setelah hasil probity audit dari Inspektorat selesai,’’ jelasnya.
Baca Juga: Dialokasikan Rp 2,8 Miliar, RTH di Kecamatan Ngoro Jombang Siap Dilelang Awal Tahun
Proyek pembangunan RTH Ngoro merupakan salah satu dari 12 paket Proyek Strategis Daerah (PSD) Jombang 2026 yang ditetapkan Pemkab Jombang. Proyek ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp 2,5 miliar bersumber dari Anggaran Pendadapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jombang.
Lokasi bakal ruang terbuka hijau di Ngoro direncanakan berada di sebelah barat kantor Kecamatan Ngoro. Proyek ini difokuskan sebagai upaya pemerataan RTH di wilayah selatan Jombang.
(fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto