Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Buntut Ambrolnya Selasar dan Neon Box Pasar Ploso Jombang, BPK Audit Laukan Audit Total

Azmy endiyana Zuhri • Rabu, 1 April 2026 | 05:40 WIB
Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan neon box bertuliskan Pasar Ploso dan kaca berbentuk segitiga di bagian atas pintu masuk pasar ambruk, Senin (30/3).
Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan neon box bertuliskan Pasar Ploso dan kaca berbentuk segitiga di bagian atas pintu masuk pasar ambruk, Senin (30/3).

 

Radarjombang.id - Insiden ambrolnya kanopi Pasar Ploso pada Senin (30/3) sore mendapat perhatian serius dari Inspektorat Kabupaten Jombang. Peristiwa ini menjadi yang kedua kalinya setelah sebelumnya pada pertengahan Maret lalu bagian kanopi pasar juga runtuh.

Irban Bidang Pembangunan Inspektorat Jombang Setiawan Afandi mengatakan, pihaknya langsung turun tangan melakukan pengecekan saat kejadian pertama. Hasilnya, kontraktor telah melakukan perbaikan sesuai rekomendasi. ”Yang pertama sudah dilakukan perbaikan. Namun sekarang ambrol lagi setelah terdampak angin puting beliung,” ujarnya, Selasa (31/3).

Atas kejadian kedua ini, Inspektorat kembali merekomendasikan agar kontraktor segera melakukan perbaikan. Terlebih, proyek Pasar Ploso masih dalam masa pemeliharaan sehingga menjadi tanggung jawab pihak pelaksana. ”Karena masih masa pemeliharaan, maka harus segera diperbaiki,” tegasnya.

Selain itu, Setiawan menyebut proyek Pasar Ploso yang menelan anggaran mencapai sekitar Rp 3,9 miliar saat ini juga tengah dalam proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Inspektorat pun masih menunggu hasil audit tersebut. ”Sejak Februari, BPK sudah meminta dokumen terkait proyek Pasar Ploso. Bahkan permintaan dokumen itu dilakukan sebelum kejadian ambrolnya kanopi,” tambahnya.

Baca Juga: Diterjang Angin Kencang, Kaca dan Neon Box Pasar Ploso Jombang Ambruk

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Anjik Eko Saputro mengatakan pihaknya saat ini sedang meninjau ke lokasi. "Saat ini kita ke lokasi untuk melakukan monitoring,” pungkasnya.

Sebelumnya, proyek rehabilitasi Pasar Ploso tengah disorot, menyusul insiden runtuhnya kanopi pasar sepanjang 15 meter pada pertengahan Maret lalu. Padahal pasar daerah tersebut baru saja direhab hingga menelan anggaran mencapai skeitar Rp 3,9 miliar.

Belum juga tuntas diperbaiki, kini disusul kerusakan pada bagian fasad pasar akibat disapu angin kencang pada Senin (30/3) sore. Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dari dua insiden horor ini.  Sejumlah pedagang mengaku waswas. Sementara kalangan DPRD mendorong agar dilakukan audit menyeluruh. (yan/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#bpk jombang #pasar ploso #Jombang #Audiensi #Inspektorat Jombang