Radarjombang.id – Terminal angkutan barang di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, hingga kini belum juga beroperasi.
Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang terus secara bertahap memenuhi sarana prasarana terminal.
Terbaru, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) telah rampung.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Bambang Tedjoatmoko mengatakan, hingga kini terminal belum bisa difungsikan.
Pihaknya masih fokus melengkapi sarana prasarana. Di antaranya rambu lalu lintas, penerangan jalan umum (PJU), CCTV, pos jaga, toilet, parkir motor, musala, ruang istirahat sopir, lampu sorot, hingga jembatan dan U-ditch.
Saat ini pemasangan PJU di kawasan terminal sudah rampung. ”Untuk PJU lima titik sudah dikerjakan dan terpasang,” ujarnya.
Meski demikian, fasilitas lain masih dalam tahap persiapan. Dalam waktu dekat, Dishub berencana membangun dua bilik toilet sebagai penunjang operasional terminal.
”Awal April rencana dua bilik juga akan dikerjakan,” tambahnya.
Baca Juga: Aneh! Arus Mudik Lebaran Dimulai, Terminal Kepuhsari Justru Mati Suri
Sebagai langkah awal, pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi Senin (30/3) untuk memastikan kesiapan pembangunan lanjutan.
”Kami sudah cek ke lokasi untuk persiapan pengerjaan berikutnya, yakni pembangunan bilik toilet,” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Dishub Jombang Sugianto menegaskan terminal belum bisa difungsikan karena sarana prasarana belum lengkap.
Sejumlah fasilitas yang masih dibutuhkan antara lain rambu lalu lintas, CCTV, pos jaga, parkir motor, musala, ruang istirahat sopir, hingga infrastruktur pendukung lainnya.
”Terminal ini belum bisa difungsikan karena sarpras belum tersedia. Kita lakukan bertahap agar bisa segera dibuka,” katanya.
Tahun Ini, Dishub memulai pemenuhan fasilitas dasar dengan pemasangan PJU, rambu, dan lampu peringatan dengan anggaran sekitar Rp 70 juta. Penerangan menjadi salah satu faktor penting agar terminal bisa dioperasikan.
”Kalau tidak dipasang sama sekali, terminal tidak bisa jalan,” tandasnya. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto