Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Lantai Dua PCN Jombang Tetap Mati Suri Sepi Pembeli, Nasib Para Pedagang di Ujung Tanduk

Ainul Hafidz • Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:00 WIB
SEPI: Deretan kios yang kosong di PCN lantai dua.
SEPI: Deretan kios yang kosong di PCN lantai dua.

 

RadarJombang.id - Kondisi lantai dua Pasar Citra Niaga (PCN) Jombang hingga kini tetap mati suri. Lebih dari setahun setelah dilakukan pembersihan lapak yang tidak lagi dihuni pedagang, belum ada kejelasan pemanfaatan area tersebut. Sejumlah pedagang juga mempertanyakan tindak lanjut konkret dari pemkab.

Ahmad Fauzi, 55, salah satu pedagang peracangan yang masih bertahan di lantai dua PCN, terus menunggu tindak lanjut dari pemkab. ”Sampai sekarang pedagang belum tahu mau diapakan yang di atas. Dulu katanya mau dibuatkan pasar baru di Denanyar, tapi tidak jelas. Belum ada kelanjutannya,” ujarnya.

Menurut Fauzi, pescapembongkaran dan pembersihan ratusan lapak kosong, belum ada lagi kegiatan lanjutan. ”Terakhir kemarin lapak-lapak dibongkar saja. Setelah itu mandek, tidak ada kegiatan lagi,” imbuhnya.

Kondisi pasar yang sepi dan cenderung kumuh juga membuat minat pedagang baru untuk menyewa lapak hampir tidak ada. ”Orang-orang yang mana mau nyewa di sini. Pasarnya di sini sepi,” ujarnya.

Meski sepi pembeli, sejumlah pedagang tetap membuka lapak karena harus membayar retribusi harian. Setiap hari pedagang membayar karcis Rp 1.000, keamanan Rp 1.000, dan listrik Rp 2.000. ”Jadi ya Rp 4.000 per hari. Pokoknya buka saja karena retribusi karcis,” jelasnya.

Fauzi sendiri sudah berjualan di pasar tersebut selama sekitar 30 tahun. Ia mulai berdagang sejak masih lajang untuk membantu orang tuanya, sebelum akhirnya meneruskan usaha keluarga.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Harga Cabai di PCN Jombang Mulai Merangkak Naik

Hal serupa diungkapkan Paini, pedagang lain di lantai dua PCN. Ia mengaku kondisi pasar semakin sepi, bahkan selama Ramadan aktivitas pembeli hampir tidak ada. ”Kadang tidak ada pembeli sama sekali. Kalau Ramadan begini hanya mengandalkan pelanggan,” ujarnya.

Dia menjual berbagai jenis kerupuk siap goreng yang sebagian besar dijajakan di lantai atas pasar. ”Ada emping melinjo dan aneka kerupuk,” tuturnya.

Meski kondisi pasar sepi, ia memilih tetap bertahan karena tidak memiliki tempat lain untuk berjualan. ”Ya tidak ada lagi, jualan di sini. Puasa malah tambah sepi. Biasanya pelanggan cari emping melinjo buat Lebaran, jadi mengandalkan itu saja. Pembeli baru sekarang susah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Yustinus Harris Eko Prasetijo mengatakan kondisi lantai dua PCN hampir sama dengan Pasar Perak, yang juga mengalami penurunan aktivitas. ”Kalau di PCN masih ada yang berjualan, meskipun tidak banyak. Hampir sama saja dengan yang di Pasar Perak,” ujarnya.

Baca Juga: Telan Duit Negara Hingga Miliaran Tapi Masih Mangkrak, Komisi B Soroti Pasar Ngrawan dan PCN yang Tak Juga Produktif

Terkait rencana pemanfaatan area tersebut, pihaknya mengaku masih belum ada keputusan final. Beberapa opsi sempat dibahas dalam rapat dengan Sekdakab Jombang, seperti menjadikannya area rooftop atau lapangan futsal. ”Rapat terakhir bersama Pak Sekda ada wacana rooftop, lapangan futsal dan sebagainya. Tapi belum tahu keputusannya bagaimana, karena di sana masih ada pedagang daging,” katanya.

Untuk 2026, Disdagrin juga belum memiliki paket kegiatan pembangunan fisik di area tersebut. Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala. ”Untuk anggaran fisik pasar kami sudah ada, tapi terbatas. Nanti akan kami sampaikan ke Pak Bupati, misalnya kalau ada yang rusak dan sebagainya,” jelasnya.

Seperti diketahui, upaya pemkab mendorong pedagang agar kembeli menempati lapak di lantai dua PCN tak membuahkan hasil. Beberapa kali peringatan petugas tak digubris. Sebagai langkah, awal Maret 2024 Pemkab Jombang melakukan tindakan tegas dengan menertibkan sejumlah lapak pedagang yang sudah bertahun-tahun tidak dihuni. Pembersihan menyasar lapak yang tidak lagi dihuni pedagang, salah satunya untuk menghilangkan kesan kumuh di area pasar tersebut. (fid/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#pedagang pasar legi jombang #Disdagrin Jombang #Jombang #Pemkab Jombang #PCN Jombang #pasar citra niaga #mati suri