RadarJombang.id – Realisasi investasi di Kabupaten Jombang pada 2025 menunjukkan tren positif. Nilainya bahkan melampaui target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan, realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp 2,5 triliun.
Menurutnya, capaian tersebut masih berada dalam rentang target yang ditetapkan Pemkab Jombang, yakni antara Rp 1,6 triliun hingga Rp 2,8 triliun. Bahkan, angka itu juga melampaui target dari pemerintah provinsi yang berada di kisaran Rp 2,3 triliun.
“Untuk 2025 kemarin realisasi investasi di Jombang sekitar Rp 2,5 triliun. Itu masih dalam rentang target pemkab dan juga sudah melampaui target provinsi,” ujarnya.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, nilai investasi tersebut juga mengalami peningkatan. Pada 2024 lalu, realisasi investasi di Jombang tercatat sekitar Rp 2,1 triliun.
Meski demikian, pihaknya belum berani menaikkan target investasi secara signifikan pada 2026. Pemkab Jombang tetap mematok target di kisaran Rp 1,6 triliun hingga Rp 2,8 triliun.
“Kami melihat tren datanya memang ada kecenderungan naik, tetapi tidak serta merta langsung dinaikkan targetnya,” katanya.
Selain nilai investasi, jumlah perusahaan yang berinvestasi di Jombang juga mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dari data yang terdaftar dalam sistem Online Single Submission (OSS).
Bayu menyebut, jumlah Penanaman Modal Asing (PMA) yang masuk ke Jombang bertambah menjadi sekitar 56 perusahaan baru. Sebelumnya jumlahnya hanya sekitar 50 perusahaan.
“Kalau dilihat dari data OSS memang ada peningkatan jumlah PMA yang masuk,” jelasnya.
Tak hanya investasi asing, penanaman modal dalam negeri (PMDN) juga mengalami kenaikan jumlah perusahaan yang mendaftar. Namun, DPMPTSP masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah pastinya.
“Untuk jumlah pastinya kami masih melakukan pendataan lagi karena pelaporan triwulan biasanya masuk pada awal bulan,” pungkasnya. (yan/ang)
Editor : Anggi Fridianto