JOMBANG – Menjelang arus mudik Lebaran, kondisi jalan provinsi di ruas Jombang–Ploso dikeluhkan pengendara. Penyebabnya, kondisi jalan masih bergelombang dan penanganan belum merata.
Seperti di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang. Jalan dari dan menuju jalan tol kondisinya tak karuan. Sejumlah tambalan, kondisinya kembali rusak. Bahkan di beberapa titiknya terlihat gundukan aspal belum tertangani.
”Ini sudah dua kali ditambal dalam tiga bulan terakhir, tapi ya tidak pernah bisa awet, aspalnya gelembung lagi,” terang Wahyu, 36, warga setempat.
Dia menyebut, sepanjang 100 meter aspal di depan rumahnya itu kondisinya sangat mengkhawatirkan, banyak aspal yang menggelembung dan mengakibatkan gelombang.
”Rata-rata di bahu jalan, tapi ada juga yang di tengah jalan, yang dekat Pasar Ngrawan itu,” imbuhnya.
Kondisi itu, disebutnya juga tak jarang memicu kecelakaan. Terlebih saat malam hari atau hujan, di mana gelombang jalan itu tersamarkan.
”Wah entah sudah berapa orang itu yang jatuh, yang lebih berbahaya, malam lampunya tidak terlalu terang, sedangkan jalannya bergelombang,” tambahnya.
Pihaknya berharap perbaikan bisa segera dilakukan. Mengingat kerusakan yang makin parah dan vitalnya akses jalan tersebut.
”Ini kan jalan dari dan menuju tol, harusnya ya bisa segera diperbaiki, apalagi habis ini masuk mudik,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah Koordinator UPT (Unit Pelaksana Teknis) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah II Jombang, Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, Ariek Tri S mengakui adanya kerusakan itu.
Pihaknya juga menjanjikan akan ada perbaikan menjelang lebaran ini, meski tak menyebutkan kapan waktu pastinya.
”Insya Allah sebelum Lebaran ditangani,” ungkapnya singkat. (riz/fid)
Editor : Anggi Fridianto