Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

5 Gerai Koperasi Merah Putih di Gudo Sudah Berdiri, Tapi Belum Bisa Beroperasi

Ainul Hafidz • Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:43 WIB

 

 

    BELUM BEROPERASI: Pembangunan gedung dan gerai KDKMP di salah satu desa di Kecamatan Gudo yang sudah tuntas.   
  BELUM BEROPERASI: Pembangunan gedung dan gerai KDKMP di salah satu desa di Kecamatan Gudo yang sudah tuntas.  

JOMBANG – Pembangunan gerai dan gudang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Gudo terus berproses.

Hingga pertengahan Maret, lima desa tercatat sudah menuntaskan pembangunan. Namun, meski bangunan berdiri megah, gerai-gerai tersebut belum bisa beroperasi karena belum ada petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

Camat Gudo Arief Hidajat mengatakan, pembangunan gerai dan gudang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Gudo terus berjalan.

Saat ini tercatat lima desa dari total 18 desa di Kecamatan Gudo sudah menyelesaikan pembangunan.

”Di kecamatan Gudo ada 18 desa, sementara sudah lima desa yang sudah rampung,” bebernya. Lima gerai yang sudah selesai berada di Desa Mejoyolosari, Bugasurkedaleman, Tanggungan, Sukoiber, serta Desa Plumbon Gambang.

Sejumlah desa lainnya kini tengah menyelesaikan pembangunan tahap kedua dengan progres yang bervariasi.

Di antaranya Desa Bimbing, Kedungturi, Mentaos, Sepanyul, Krembangan, Pesanggrahan, Gempollegundi, Wangkalkepuh, serta Desa Pucangro. Ia menargetkan akhir Maret sudah selesai.

”Rata-rata progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 hingga 90 persen,” bebernya.

Adapun Desa Sukoiber dan Desa Gudo disebut Arif belum bisa memulai pembangunan lantaran terkendala lahan.

Desa Sukopinggir sebenarnya sudah ada usulan penggunaan lahan milik pemkab. Namun, lahan tersebut belum memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan.

Sementara Pemerintah Desa Gudo juga sudah mengajukan penggunaan lahan milik pengairan. Usulan tersebut masih dalam proses pembahasan di tingkat pemerintah kabupaten.

”Harapannya segera ada solusi untuk lahan tersebut. Kalau itu sudah klir, maka di Kecamatan Gudo bisa 100 persen berproses,” jelasnya.

Meski beberapa gerai sudah selesai dibangun, hingga kini belum ada kepastian mengenai jadwal operasionalnya.

Arief menyebut pihak kecamatan hanya memantau pelaksanaan pembangunan di lapangan. ”Kami di kecamatan hanya memantau pelaksanaan. Untuk pembangunan dilakukan teman-teman dari PT Agrinas bersama Kodim,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah gerai KDKMP di Kabupaten Jombang memang telah berdiri. Namun hingga pertengahan Maret, gerai tersebut belum bisa beroperasi karena pemerintah daerah masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Jombang Hari Purnomo mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima petunjuk teknis terkait pengoperasian gerai KDKMP yang sudah selesai dibangun.

”Sampai sekarang belum ada petunjuk. Jalurnya dari Kementerian Koperasi juga belum ada arahan terkait gerai-gerai yang sudah selesai 100 persen pembangunannya,” ujarnya, (12/3).

Selain itu, informasi mengenai kelengkapan sarana operasional juga belum diterima oleh pemerintah daerah. ”Belum ada informasi apakah kelengkapan operasional nanti langsung dari PT Agrinas melalui teman-teman di Kodim atau seperti apa,” katanya. (fid/naz)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Koperasi Desa Merah Putih #Kecamatan Gudo #Jombang #Pemkab Jombang #gerai KDMP