JOMBANG – Pelayanan Puskesmas Gambiran, Kecamatan Mojoagung sementara menempati Gedung Olahraga (GOR) Desa Gambiran. Langkah ini diambil menyusul bangunan puskesmas akan direhab.
Kepala Puskesmas Gambiran Imam Purwanto mengatakan, seluruh pelayanan kesehatan kini sudah berjalan di gedung olahraga tersebut. Lokasinya berjarak sekitar 200 meter dari bangunan puskesmas lama.
”Per 2 Maret pelayanan sudah mulai pindah dan sekarang sudah berjalan. Kami tinggal menunggu komando kapan bangunan lama akan dirobohkan,” ujarnya.
Seluruh peralatan dan perlengkapan medis dari gedung lama telah dipindahkan. Proses pemindahan terakhir dilakukan pada akhir pekan lalu untuk ruang obat atau farmasi karena membutuhkan kondisi penyimpanan tertentu.
”Terakhir Sabtu dan Minggu pemindahan kamar obat karena harus dalam kondisi tertentu dan tidak boleh panas,” imbuhnya.
Selama pembangunan berlangsung, pelayanan puskesmas direncanakan menempati GOR Desa Gambiran sekitar enam bulan. Namun pihaknya menyiapkan waktu hingga 10 bulan sebagai langkah antisipasi ketika terjadi kendala dalam proyek pembangunan.
”Perhitungannya enam bulan, tapi kami siapkan sampai 10 bulan sebagai antisipasi jika ada hal-hal yang tidak diinginkan dalam proyek,” ujarnya.
Gedung olahraga tersebut disewa dari pemerintah desa karena merupakan aset desa. Pembayaran sewa dilakukan setiap bulan sesuai nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati.
Pantauan di lokasi, banner pemberitahuan pemindahan layanan terpasang di pagar Puskesmas Gambiran. Di gedung olahraga, kursi antrean pasien telah disediakan dan area pelayanan dibagi menjadi beberapa ruang.
Layanan yang tersedia antara lain laboratorium, ruang gigi dan mulut, ruang obat atau farmasi, balai pengobatan umum, poli lansia, unit gawat darurat (UGD) atau tindakan, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak (KIA), ruang keluarga berencana (KB), serta konsultasi gizi.
Sebelumnya diberitakan, pembangunan Puskesmas Gambiran menjadi salah satu dari 12 Proyek Strategis Daerah (PSD) Kabupaten Jombang tahun 2026. Pemerintah daerah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp 4,2 miliar yang bersumber dari APBD 2026. Saat ini proyek masih dalam tahap lelang di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto