Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Menu MBG di Jogoroto Jombang Bikin Kecewa, Siswa Cuma Terima Jeruk, Singkong dan Sambal Goreng Tempe

Achmad RW • Kamis, 26 Februari 2026 | 08:06 WIB

 

Menu MBG di SDN Jogoroto bikin kecewa
Menu MBG di SDN Jogoroto bikin kecewa

JOMBANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan. Kali ini, keluhan datang dari wali murid SDN Jogoroto yang menilai menu MBG terlalu minimalis dan jauh dari standar gizi.

Kepala SDN Jogoroto, Nur Fauziah, membenarkan keluhan tersebut. Senin (23/2), siswa menerima paket MBG berupa tahu bakso, roti, kedelai goreng, dan kurma.

”Sejak hari Senin itu sebenarnya sudah ada wali murid yang mengeluh, karena dinilai jauh dari standar. Wali murid menganggap menunya tidak cocok untuk anak, lebih ke untuk orang dewasa,” terangnya, Rabu (25/2).

Bukannya memperbaiki, menu yang datang keesokan harinya justru lebih mengecewakan. ”Hari Selasa tambah lebih miris, hanya tiga jenis yaitu jeruk berukuran kecil, singkong sedikit, dan sambal goreng tempe,” lanjutnya.

Nur mengaku kecewa atas menu kering MBG untuk 129 siswanya. ”Apalagi kalau dihitung kan harusnya menu itu harganya di kisaran Rp 8–10 ribu ya, kalau kemarin itu perkiraan cuma Rp 3–4 ribu saja,” ujarnya.

Kekecewaan itu ditindaklanjuti dengan pengembalian seluruh MBG ke pihak satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

”Respons sekolah waktu itu langsung menemui pihak SPPG. Kemudian makanan kita tarik, lalu saya kembalikan ke SPPG, dan akhirnya janjinya akan diganti,” ucapnya.

Hingga Rabu siang, SPPG Jogoroto 1 kembali mendistribusikan MBG pengganti untuk dua hari. Paket berisi roti, sandwich, dua butir telur, jeruk, kurma, kedelai goreng, kedelai rebus, dan susu UHT. “Ini katanya untuk dua hari sama yang kemarin, kalau menunya sudah lebih baik, dihitung secara angka juga sudah mendekati seharusnya, meskipun masih kurang sedikit,” pungkas Fauziah.

Sementara itu, keluhan menu MBG diakui pihak penyedia. Kepala SPPG Jogoroto 1, Suprayogi membenarkan adanya protes dari wali murid dan pihak sekolah. Pihaknya berdalih hal itu terjadi lantaran ada kesalahan teknis.

”Kemarin itu kita kirim ketela (singkong goreng, Red), kacang, dan jeruk, itu sudah sesuai. Mungkin waktu penataan porsinya itu masih kurang, jadi permasalahan teknis saja," terangnya.

Di menu yang diberikan kepada ribuan penerima manfaat itu, pihaknya sengaja memilih singkong. Ia berdalih, singkong dipilih sebagai pengganti karbohidrat. ”Singkong dipilih ya untuk karbohidrat saja,” lontarnya.

Baca Juga: Dipicu Ramadan dan Permintaan Program MBG, Harga Daging Ayam Potong Jombang Naik Lagi

Saat disinggung soal kesesuaian biaya, Yogi juga memilih irit bicara. Ia menolak menanggapi terkait nilai menu yang dinilai wali murid dan guru jauh dari angka Rp 10 ribu.

”Ya kalau nilai yang hari ini sudah diganti, sesuai empat menu, kalau yang kemarin ya tidak dihitung lagi,” lontarnya.

Suprayogi mengatakan, pihaknya telah menarik semua menu singkong goreng dari 2.157 penerima. Menu tersebut diganti dan diberikan dobel untuk pagi ini. Sehingga hari ini, para penerima akan diberi 2 paket MBG.

Yaitu berupa 2 roti, 2 telur, kedelai rebus, kedelai goreng, dan 1 bungkus susu. ”Kami dari pihak dapur minta maaf, dan kita menggantinya untuk hari ini," pungkasnya. (riz/naz)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #MBG dikeluhkan #Makan Bergizi Gratis #wali murid #Jogoroto #kecamatan jogoroto #SPPG