Radarjombang.id - PT BPR Bank Jombang Perseroda terus memperkuat layanan keuangan melalui inovasi produk investasi, tabungan, hingga digitalisasi perbankan.
Langkah ini dilakukan untuk memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan literasi investasi masyarakat di Kabupaten Jombang.
Pengembangan produk difokuskan pada kebutuhan riil masyarakat, mulai dari investasi emas, tabungan pelajar, hingga layanan perbankan digital.
’’Kami menghadirkan produk yang mudah diakses, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, baik untuk investasi jangka panjang maupun transaksi harian,’’ kata Direktur Bisnis Bank Jombang, Adam Joyo Pranoto.
Di sektor pembiayaan investasi, Bank Jombang meluncurkan Kredit Cicilan Emas Lancar (Cemilan). Produk ini memungkinkan nasabah membeli emas secara angsuran, baik dalam bentuk emas batangan (logam mulia) maupun perhiasan.
CEMILAN menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki emas sebagai aset bernilai stabil namun belum memiliki dana tunai besar untuk pembelian sekaligus. Melalui fasilitas kredit ini, nasabah dapat memiliki emas mulai dari 1 gram hingga 1 kilogram.
”Program ini tidak hanya mendorong kepemilikan aset, tetapi juga meningkatkan literasi investasi masyarakat agar lebih memahami pentingnya diversifikasi aset,” imbuhnya.
Selain Cemilan, Bank Jombang juga menghadirkan SIMASPEL Berjangka yang memungkinkan masyarakat memiliki emas logam mulia melalui setoran bulanan. Sementara produk arisan tabungan SIMARMAS menjadi favorit karena menawarkan kesempatan memperoleh hadiah besar seperti kendaraan hingga paket ibadah.
Untuk generasi muda, Bank Jombang menyediakan tabungan SIMPEL dengan setoran awal Rp 5.000 tanpa biaya administrasi. Tersedia pula SIMPELMAS bagi institusi pendidikan, yang memberikan apresiasi berupa beasiswa rutin bagi sekolah dengan saldo tertentu.
Di sisi penghimpunan dana, deposito Bank Jombang menawarkan bunga kompetitif antara 3 persen hingga 5,25 persen per tahun dengan pilihan tenor 1 hingga 12 bulan, sesuai standar Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Transformasi digital diperkuat melalui aplikasi mobile banking My Bank Jombang yang telah memperoleh izin operasional pada 6 Januari 2026.
”Aplikasi ini memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi, mulai dari cek saldo, transfer antarbank, pembayaran tagihan, hingga penarikan tunai tanpa kartu melalui fitur cardless ATM,” bebernya.
Baca Juga: Dukung Pemenuhan Gizi di Jawa Timur, Bank Jombang Luncurkan Kredit SPPG, Simak Simulasinya
Digitalisasi menjadi kunci percepatan layanan sekaligus efisiensi operasional bank.
’’Dengan My Bank Jombang, layanan menjadi lebih cepat, praktis, dan aman,’’ katanya.
Aplikasi tersebut sudah dapat diunduh melalui Google Play Store. Untuk aktivasi layanan, nasabah dapat datang langsung ke kantor Bank Jombang dengan membawa identitas diri asli serta buku rekening tabungan.
Melalui inovasi produk investasi dan penguatan layanan digital ini, Bank Jombang optimistis mampu memperluas akses keuangan masyarakat sekaligus memperkokoh perannya sebagai bank daerah yang adaptif dan berdaya saing. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto