Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tekan Stunting, Dinas PPKB PPPA Jombang Perkuat Layanan KB Medis Lewat MoU Faskes

Wenny Rosalina • Rabu, 11 Februari 2026 | 08:37 WIB

 

penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Pelayanan KB dengan fasilitas kesehatan (faskes) se-Kabupaten Jombang, Selasa (10/2) di Ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang
penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Pelayanan KB dengan fasilitas kesehatan (faskes) se-Kabupaten Jombang, Selasa (10/2) di Ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang

Radarjombang.id – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (PPKB PPPA) Kabupaten Jombang menggelar Rapat Koordinasi Pembekalan Pelayanan KB Medis Operasi dan Kontrasepsi Lainnya serta penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Pelayanan KB dengan fasilitas kesehatan (faskes) se-Kabupaten Jombang, Selasa (10/2) di Ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Dinas PPKB PPPA, Dinas Kesehatan, pimpinan fasilitas kesehatan, koordinator penyuluh KB, serta pemangku kepentingan terkait.

dr Ma’murotus Sa’diyah kepala Dinas PPKB PPPA Kabupaten Jombang menyampaikan penguatan pelayanan KB menjadi salah satu strategi penting dalam mewujudkan keluarga berkualitas sekaligus menekan angka stunting.

”Melalui pembekalan dan koordinasi ini, kami mendorong peningkatan kualitas Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat agar konsep keluarga kecil, sehat, dan berkualitas semakin mudah diterima,” ujarnya.

Ning Eyik, sapaan akrabnya menegaskan, percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jombang terus dilakukan secara terintegrasi, salah satunya melalui pemanfaatan data keluarga berisiko stunting 4T plus 1S yang diperbarui secara berkala oleh 1.015 Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari bidan desa, kader PKK, dan kader KB di seluruh desa dan kelurahan.

”Data ini menjadi landasan penting dalam penyusunan rencana aksi dan intervensi agar lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan pelayanan KB pasca persalinan menjadi salah satu upaya promotif dan preventif untuk menurunkan angka stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB). Pelayanan tersebut dijamin oleh BPJS Kesehatan serta didukung APBD dan DAK BOKB, sehingga dapat diakses secara gratis oleh seluruh pasangan usia subur.

Melalui penandatanganan MoU pelayanan KB dengan fasilitas kesehatan, Dinas PPKB PPPA berharap cakupan pelayanan KB semakin luas, akseptor tidak putus pakai, serta peserta KB baru terus bertambah, khususnya pada pasangan usia subur muda dan pengantin baru.

”Kami juga mendorong penguatan layanan KB massal dan sosialisasi ketahanan keluarga agar pembangunan sumber daya manusia melalui Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting dapat berjalan optimal,” ungkapnya. (wen/jif)

 

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Dinas PPKB PPPA Jombang #PELAYANAN KB #Angka Stunting #Ruang bung Tomo #Jombang #Pemkab Jombang #tim pendamping keluarga #Ning Eyik #KIE #Pelayanan KB Medis Operasi dan Kontrasepsi