Radarjombang.id – Bupati Warsubi memastikan program percepatan infrastruktur di Jombang tak pincang meskipun jabatan kepala dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kosong pascamutasi, Kamis (15/1).
Saat ini, pemkab memproses penunjukan pelaksana tugas (Plt) sebelum diadakan seleksi terbuka.
’’Saya pastikan tidak berpengaruh pada roda pemerintahan. Semua akan berjalan dengan baik dan semua akan kami awasi dengan Gus Wabup, Pak Sekda, dan semua Asisten.
Mereka membantu mengawasi kinerja OPD (organisasi perangkat daerah) sebaik-baiknya untuk peningkatan kinerja, pelayanan masyarakat, serta pemberdayaan potensi masyarakat demi kesejahteraan Jombang,’’ kata Warsubi.
Pengawasan terhadap kinerja organisasi perangkat daerah diperketat. Peran wakil bupati, sekretaris daerah, serta para asisten menjadi penguat pengendalian program.
’’Khususnya program percepatan infrastruktur yang menjadi salah satu visi misi bupati dalam membangun Jombang,’’ terangnya.
Pada mutasi Kamis (15/1), Bayu Pancoaroadi bergeser dari Kepala Dinas PUPR menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Ini sebagai bagian dari strategi penguatan sektor pelayanan publik serta investasi daerah.
’’Pak Bayu sudah lama di PUPR, sekarang kami minta bantu DPMPTSP untuk peningkatan kinerja dan pelayanan masyarakat. Juga untuk mendorong investasi Kabupaten Jombang.
Dia masih muda, energik, luar biasa. Kami minta tolong membantu pengembangan kawasan utara Brantas menjadi kawasan industri terbesar di Jawa Timur nanti,’’ urai Warsubi.
Dia menekankan, fokus utama saat ini pada peningkatan layanan kepada masyarakat. Ia juga menyinggung capaian indeks pelayanan publik Jombang yang menempati posisi ketiga tingkat nasional.
’’Alhamdulillah, Jombang mendapat juara tiga se-Indonesia indikator pelayanan publik,’’ katanya.
Kekosongan jabatan kepala Dinas PUPR dipastikan segera terisi melalui penunjukan pelaksana tugas. ’’Nanti kita Plt, setelah itu kita seleksi terbuka. Segera kita selesaikan semua,’’ ucap Warsubi.
Ia menargetkan, proses seleksi terbuka jabatan eselon dua berjalan cepat. Instruksi langsung telah diberikan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta sekda agar segera memproses rencana seleksi terbuka.
’’Hitungan minggu saja. Kami minta BKPSDM dan Pak Sekda segera melakukan seleksi terbuka untuk jabatan eselon dua yang kosong,’’ tegasnya. (ang/jif)
Editor : Anggi Fridianto