JOMBANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang menyatakan rencana membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Kabuh masih belum bisa masuk tahap desain. Salah satunya, karena lokasinya belum ditentukan.
Saat ini, masih melakukan pencarian dan penilaian pada beberapa opsi lahan yang memungkinkan.
Adapun anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan RTH Kabuh sebesar Rp 2.306.300.000
Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum menjelaskan, pembangunan RTH di Kecamatan Kabuh belum bisa melangkah ke tahap penyusunan desain perencanaan.
Karena pemkab masih menilai beberapa opsi lahan yang memungkinkan. Penentuan lokasi dinilai krusial agar RTH benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
”Untuk Kecamatan Kabuh masih tahap mencari lahan. Kami harus memastikan lokasi yang dipilih benar-benar layak digunakan sebagai RTH,” ujarnya.
Berbeda dengan Kabuh, untuk dokumen perencanaan RTH di Kecamatan Ngoro sudah lebih maju. Karena sudah memiliki pandangan lokasi, yakni di sebelah barat gedung kecamatan.
Pemanfaatan lahan milik pemkab membuat proyek tersebut bisa langsung masuk tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED).
”Karena pengadaan lahan biayanya tinggi, kami memanfaatkan lahan pemkab yang ada. Untuk saat ini, DED yang sudah disusun baru untuk rencana RTH di Ngoro,” tambah Ulum.
Diharapkan, proses pencarian lahan di Kecamatan Kabuh segera menemukan titik terang agar perencanaan RTH dapat berjalan secepatnya.
”Dengan penambahan ruang hijau ini, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas lingkungan serta penyediaan ruang publik yang lebih nyaman bagi warga,” pungkasnya. (yan/fid)
Editor : Anggi Fridianto