Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Komisi B DPRD Sidak Usai Pasar Ploso Selesai Dibangun, Hasilnya Ternyata Begini

Azmy endiyana Zuhri • Jumat, 26 Desember 2025 | 18:02 WIB
Komisi B DPRD Jombang saat melakukan sidak ke Pasar Ploso
Komisi B DPRD Jombang saat melakukan sidak ke Pasar Ploso

RadarJombang.id – Komisi B DPRD Jombang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi Pasar Ploso dan Pasar Buah di areal Sub Terminal Ploso yang baru selesai dibangun.

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pasar di lapangan sekaligus mengecek pembagian lapak bagi para pedagang.

Ketua Komisi B DPRD Jombang Anas Burhani mengatakan, peninjauan ini penting untuk memastikan tidak ada permasalahan terkai penataan pedagang usai proyek rehabilitasi Pasar Ploso dan pembangunan Pasar Buah rampung.

”Setelah rehabilitasi selesai, kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya. Kami ingin memastikan pembagian lapak sudah klir,” ujar Anas, Rabu (24/12).

Dari hasil peninjauan, Komisi B menemukan masih ada tiga orang pedagang di Pasar Buah yang belum mendapatkan lapak.

Persoalan tersebut langsung dibahas bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang serta paguyuban pedagang pasar.

”Dari hasil keputusan di lapangan, pedagang yang tidak kebagian lapak akhirnya dimasukkan ke dalam area pasar. Jadi persoalan sudah selesai,” tegasnya.

Anas menambahkan, Komisi B tidak ingin setelah direhabilitasi, pasar justru ditinggalkan pedagang seperti yang terjadi di sejumlah pasar daerah.

”Kami turun untuk memastikan tidak ada masalah ke depan. Jangan sampai pasar yang sudah diperbaiki malah sepi dan ditinggalkan pedagang. Harapan kami, setelah direhabilitasi, pasar menjadi lebih nyaman baik untuk pedagang maupun pembeli,” jelasnya.

Selain pembagian lapak, Komisi B juga memastikan pekerjaan proyek rehabilitasi benar-benar telah selesai sesuai perencanaan.

Sementara itu, Kepala Disdagrin Jombang Suwingnyo menegaskan, penataan ulang Pasar Ploso juga menjadi solusi bagi sejumlah pedagang yang selama ini berjualan di atas trotoar.

Seluruh pedagang yang berada di luar area pasar akan dipindahkan masuk ke dalam.

”Pedagang yang selama ini berjualan di trotoar akan dipindahkan masuk ke dalam pasar. Dengan begitu, tidak ada lagi aktivitas jual beli di luar area pasar,” tegas Suwingnyo.

Ia juga meminta komitmen semua pihak agar setelah penataan selesai, tidak muncul pedagang baru yang kembali berjualan di tempat yang tidak semestinya.

”Kami minta setelah pedagang masuk ke dalam, tidak ada lagi pedagang baru yang muncul di luar. Ini penting supaya penataan yang sudah dilakukan tidak sia-sia dan wajah Pasar Ploso tetap rapi,” tambahnya.

Untuk menjaga ketertiban, Disdagrin Jombang akan menggandeng paguyuban pedagang pasar serta unsur Muspika setempat untuk melakukan pengawasan secara berkelanjutan.

”Kami libatkan paguyuban pasar dan Muspika agar pengawasan berjalan konsisten. Harapannya, tidak ada lagi pedagang yang berjualan di luar area pasar,” pungkasnya.(yan/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#komisi b #sidak #pasar ploso #DPRD #Jombang