Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sudah Ada Kesepakatan, Pedagang Emperan Pasar Ploso Jombang Mulai Pindah ke Pasar Buah

Ainul Hafidz • Jumat, 26 Desember 2025 | 18:02 WIB
Kondisi pasar buah di depan Pasar Ploso Jombang yang masih lowong
Kondisi pasar buah di depan Pasar Ploso Jombang yang masih lowong

RadarJombang.id – Sejumlah pedagang buah yang selama ini berjualan di depan Pasar Ploso bersiap pindah ke area Pasar Buah di Sub Terminal Pasar Ploso.

Sebagian pedagang mulai melengkapi perkakas di dalam lapak agar nyaman ditempati berjualan. Pedagang berharap penertiban pedagang tidak tebang pilih.

Pantauan di lapangan, beberapa pedagang sudah memasang rak kayu di lapak baru, sebagian lainnya masih menandai lapak dengan banner.

Salah satunya Rupiati, pedagang buah yang mendapat lapak nomor B3. Dibantu anaknya, Adi, ia menyiapkan rak kayu untuk berjualan.

”Sekarang baru mulai mindahkan barang ke sini. Masih berjualan di pinggir jalan sana,” ujarnya.

Rupiati mengaku belum berani pindah penuh karena masih ada pedagang yang bertahan di depan Pasar Ploso.

”Kalau semua pedagang sudah mulai jualan di sini, saya juga siap. Tapi kalau masih ada yang jualan di pinggir jalan, ya saya juga jualan di sana,” katanya.

Rencana pindah penuh ke Pasar Buah dijadwalkan Jumat (26/12) atau Sabtu (27/12).

Rupiati berharap pemkab bersikap tegas agar area depan Pasar Ploso benar-benar bersih dari aktivitas jual beli.

”Kalau memang dibersihkan, ya harus benar-benar bersih. Jangan sampai nanti masih ada yang jualan di sana, pasar baru malah bisa sepi,” tegasnya.

Adi menambahkan, pembeli selama ini lebih memilih belanja di pinggir jalan karena praktis. Karena itu, penertiban harus menyeluruh agar pembeli terbiasa datang ke pasar baru.

”Kalau aturannya sudah tidak boleh jualan di sana, ya harus sesuai. Kalau semua sudah pindah ke sini, Insya Allah di Pasar Buah juga akan ramai,” pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang menegaskan komitmennya untuk menjaga area depan Pasar Ploso tetap bersih dari aktivitas perdagangan pascarelokasi pedagang buah ke Pasar Buah.

Kepala Disdagrin Jombang Suwignyo melalui Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting Yustinus Harris Eko Prasetijo menyampaikan, saat ini sudah terbentuk paguyuban baru di kawasan tersebut.

Yakni Paguyuban Buah dan Kelapa. Paguyuban ini sudah menyepakati komitmen bersama untuk menjaga ketertiban.

”Paguyuban sudah sepakat membuat aturan yang disetujui pedagang dan diketahui dinas. Salah satunya, anggota paguyuban saling menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan,” kata Harris.

Selain itu, paguyuban juga memiliki tanggung jawab untuk mengawasi keberadaan pedagang liar atau pedagang yang tidak terdaftar dalam data base resmi.

Hal ini dilakukan agar ke depan mencegah munculnya pedagang baru yang tiba-tiba berjualan di area terlarang.

”Jangan sampai ada pedagang baru yang masuk atau menyusup. Kalau dibiarkan, risikonya area depan Pasar Ploso akan ramai lagi, merembet, dan membeludak,” imbuhnya.

Disdagrin menegaskan, sesuai dengan kebijakan relokasi, area depan Pasar Ploso ke depan tidak boleh lagi digunakan untuk aktivitas perdagangan. Penertiban ini diharapkan dapat terjaga secara berkelanjutan.

”Mudah-mudahan ini bisa dijaga seterusnya. Jangan sampai ke depan dibiarkan balik lagi, karena kalau dibiarkan mereka akan merasa itu dibolehkan,” ujar Harris.

Sebagaimana diketahui, proyek rehabilitasi Pasar Ploso menelan anggaran sebesar Rp 3,9 miliar, sementara pembangunan Pasar Buah di kawasan Sub Terminal Ploso mencapai Rp 3,5 miliar.

Kedua proyek tersebut dimulai pada 18 Juli dan ditargetkan selesai pada 15 Desember 2024.

Khusus rehabilitasi Pasar Ploso, pekerjaan sempat mengalami keterlambatan selama dua hari hingga 17 Desember. Atas keterlambatan tersebut, kontraktor dikenai denda berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (fid/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#relokasi #pasar ploso #Pasar Buah #Jombang #pedagang