Radarjombang.id - Menanggapi pemberian insentif bagi guru PAUD di Jombang yang belum merata, Bupati Jombang Warsubi membenarkan mamang belum semua guru PAUD mendapatkan insentif.
Kondisi ini dipengaruhi keterbatasan anggaran daerah.
”Anggaran APBD tahun ini mengalami pemotongan sebesar Rp 109 miliar, sehingga perlu dilakukan penyesuaian. Untuk itu harus benar-benar mengotak-atik anggaran,” jelas Bupati Warsubi.
Bupati juga meminta Purnomo selaku Ketua Himpaudi untuk berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten serta bagian anggaran guna mengusulkan penambahan kuota penerima insentif guru PAUD ke depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari, menyampaikan pihaknya akan menindaklanjuti arahan Bupati dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
”Seperti yang disampaikan Bupati, kami mengucapkan terima kasih atas masukannya. Realisasi insentif tentu akan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah, karena masih banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi,” kata Wor Windari.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Jombang tetap berkomitmen memberikan perhatian kepada guru PAUD, meski belum dapat menjangkau seluruh pendidik anak usia dini. (wen/ang)
Editor : Anggi Fridianto