Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sinergi dengan Japfa, Pemkab Hadirkan Kandang Percontohan Ayam ULU Pertama di Jombang

Anggi Fridianto • Sabtu, 20 Desember 2025 | 14:35 WIB

 

SINERGI: Bupati Jombang Warsubi bersama Direktur JAPFA, Rachmat Indrajaya saat penyerahan aset CSR berupa kandang ayam percontohan
SINERGI: Bupati Jombang Warsubi bersama Direktur JAPFA, Rachmat Indrajaya saat penyerahan aset CSR berupa kandang ayam percontohan
 

 

Radarjombang.id - Pemkab Jombang komitmen memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan.

Salah satunya, diwujudkan dalam sinergitas bersama PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) melalui penyerahan aset Corporate Social Responsibility (CSR) berupa kandang ayam percontohan kepada Pemerintah Kabupaten Jombang.

Penyerahan bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (18/12) berjalan lancar.

SUASANA gayeng terjalin dalam sebuah acara penyerahan aset CSR PT JAPFA kepada Pemkab Jombang di Pendopo Kabupaten Jombang kemarin. Bupati Jombang Warsubi menyambut hangat jajaran manajemen Japfa.

Kandang ayam percontohan ini diproyeksikan menjadi pilot project pengembangan Ayam ULU, (Unggas Lestari Unggul) ayam lokal unggulan.

Kandang ayam yang berlokasi di Puskeswan Diwek, Desa Keras, Kecamatan Diwek ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi bagi peternak lokal.

Bupati Jombang Warsubi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen JAPFA Group. Menurutnya, kolaborasi ini sejalan dengan visi Kabupaten Jombang dalam menciptakan wirausaha baru di bidang peternakan.

”Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Jombang, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada JAPFA.

Fasilitas ini bukan sekadar bangunan, tapi pusat pelatihan dan pengetahuan teknis bagi calon peternak agar mereka tumbuh menjadi wirausaha yang modern, profesional, dan berdaya saing,” ujar Bupati Warsubi.

Direktur JAPFA Rachmat Indrajaya menegaskan, peran JAPFA dalam program ini adalah sebagai pendamping teknis, sementara pemerintah daerah menjadi penggerak utamanya.

”Semoga Jombang menjadi pusat pembelajaran inovasi bagi para peternak. Kami berharap program ini dapat direplikasi di tempat lain sehingga manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat. Semoga sinergi ini terus berlanjut,” ungkap Rachmat.

Pada acara tersebut juga diisi dengan presentasi teknis yang disampaikan Head of Commercial Production PT Ciomas Adisatwa, Slamet Widodo,.

Ia menjelaskan keunggulan Ayam ULU yang memiliki karakteristik ayam lokal namun dengan produktivitas yang lebih terukur.

Guna memastikan keberlanjutan program, pemkab juga  melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara PT Ciomas Adisatwa dengan Bupati Jombang Warsubi dalam hal ini Dinas Peternakan Jombang.

Perjanjian Kerja sama ini untuk memastikan peternak di Jombang akan mendapatkan dukungan dari hulu hingga ke hilir.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, Staf Ahli, Asisten, sejumlah kepala OPD di lingkup Pemkab Jombang. Sementara dari JAPFA Group hadir Rachmat Indrajaya (Direktur), Utari Mahavira (Head of Corpcomm), Slamet Widodo (Head of Commercial Production Ciomas Adisatwa), serta tim manajemen area Jawa Timur. (*)

 

Editor : Anggi Fridianto
#csr #budidaya #Jombang #Pemkab Jombang #ayam #pt japfa #Ulu #SInergi