Radarjombang.id – Sebanyak 2.025 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari seluruh Kabupaten Jombang mengikuti Wisuda Tahfidz Juz 30 yang digelar pada Selasa (16/12) di Masjid Agung Baitul Mukminin Kabupaten Jombang.
Wisuda tahfidz ini diikuti peserta didik dari 277 Madrasah Ibtidaiyah, dengan capaian hafalan yang beragam.
Pita merah diberikan kepada siswa yang hafal Juz 30, pita hijau bagi yang hafal Juz 30 dan Juz 1, pita biru untuk hafalan Juz 30 ditambah surat masyhurah, sedangkan pita kuning diperuntukkan bagi siswa yang hafal Juz 30, Juz 1, dan surat masyhurah.
”Perbedaan capaian hafalan ditandai dengan pita berwarna sesuai kategori, sehingga wisuda ini disebut sebagai Wisuda Tahfidz Plus,” jelas Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jombang, Muhajir.
Ia juga menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan wisuda Selasa (16/12), sebanyak 700 siswa telah lebih dahulu diwisuda, sehingga total siswa MI se-Kabupaten Jombang yang telah dikukuhkan sebagai hafidz dan hafidzah mencapai 2.725 siswa.
Menurut Muhajir, program tahfidz merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi Qurani sejak usia dini.
Keberhasilan para hafidz dan hafidzah, lanjutnya, tidak terlepas dari dukungan orang tua, guru, serta seluruh pihak yang terlibat. ”Menghafalkan Alquran adalah amanah yang sangat mulia. Sebaik-baik manusia adalah mereka yang mempelajari Alquran dan mengamalkannya,” ujarnya.
Ia berharap keberkahan Alquran dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk meraih kebahagiaan dan kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan uji publik hafalan Alquran yang dipimpin Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Timur, Sugiyo, bersama Ketua JQH Kabupaten Jombang, KH Wafiyul Ahdi (Gus Wafi).
Setelah itu, prosesi pengukuhan wisudawan dan wisudawati dilakukan secara resmi.
Prosesi wisuda ditutup dengan pembacaan ikrar wisudawan dan wisudawati yang dipimpin Aulia Ramadani dari MIN 1 Jombang. Kegiatan berlangsung khidmat dan sarat makna, sekaligus meneguhkan komitmen madrasah dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sejak jenjang pendidikan dasar. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto