Radarjombang.id – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, harga telur di Pasar Pon Jombang mengalami kenaikan bertahap. Kondisi ini dirasakan langsung pedagang maupun pembeli sejak awal Desember.
Mika, 45, salah satu pedagang mengatakan, saat ini harga jual telur eceran mencapai Rp 29.500 per kilogram. ”Hari ini (kemarin) saya jual Rp 29.500 per kilogram itu ngecer,” ujar Mika, (13/12).
Kenaikan harga tersebut sudah terjadi sejak beberapa minggu terakhir. Harga Rp 29.500 per kilogram mulai berlaku dua hari terakhir, setelah sebelumnya berada di angka Rp 28.000 per kilogram.
”Normalnya itu Rp 26.000 sampai Rp 27.000 per kilogram. Tapi sejak awal Desember itu terus naik. Naiknya nggak langsung, bertahap. Biasanya Rp 500 tiap dua atau tiga hari, akhirnya sekarang segini,” jelasnya.
Mika memperkirakan harga telur masih berpeluang naik hingga menyentuh Rp 30.000 per kilogram dalam waktu dekat. Ia menduga kenaikan ini dipengaruhi beberapa faktor, meski tidak mengetahui secara pasti penyebab utamanya.
”Kelihatannya harga sayuran dan bumbu dapur sekarang juga naik. Mungkin mau ada Natal dan Tahun Baru, biasanya memang naik. Selain itu juga ada program MBG, kebutuhan telur dan ayam banyak,” katanya.
Meski harga naik, Mika memastikan stok telur masih aman. Namun, kenaikan harga berdampak pada daya beli masyarakat.
”Untuk stok masih terjamin ada. Tapi, pengaruh ke penjualan. Biasanya bisa jual dua peti habis, sekarang masih ada,” ujarnya sambil tertawa.
Pembeli kini cenderung mengurangi jumlah pembelian. ”Biasanya beli 3 kilogram, sekarang dikurangi jadi dua kilogram. Jadi dibatasi istilahnya,” tuturnya.
Untuk harga telur dalam jumlah besar, Mika menyebut harga dari agen berada di angka Rp 28.300 per kilogram.
”Saya dapatnya dari agen segitu (Rp 28.300 per kilogram),” katanya.
Baca Juga: Harga Telur di Jombang Melonjak, Dinas Peternakan Ungkap Disebabkan Faktor Cuaca
Sementara itu, berdasarkan pantauan di laman resmi Siskaperbapo (Sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok), harga telur ayam ras di tingkat konsumen di Jombang tercatat mengalami kenaikan sejak Senin (9/12) lalu.
Di Pasar Pon, harga naik dari Rp 27.500 menjadi Rp 28.000 per kilogram. Adapun di Pasar Cukir, harga telur tercatat Rp 29.500 per kilogram. Sedangkan di Pasar Ploso berada di angka Rp 29.000 per kilogram. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto