Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Setahun, Penanganan Jalan di Jombang Habiskan Rp 179 Miliar

Anggi Fridianto • Jumat, 12 Desember 2025 | 17:34 WIB

 

   MULUS: Kondisi jalan penghubung Desa Denanyar - Banjardowo mulus usai dilakukan perbaikan kemarin (11/12).   
  MULUS: Kondisi jalan penghubung Desa Denanyar - Banjardowo mulus usai dilakukan perbaikan kemarin (11/12).  

 

 

Radarjombang.id  – Pemkab Jombang telah mengucurkan anggaran sekitar Rp 179 miliar selama 2025 untuk penanganan infrastruktur jalan. Dari penggunaan anggaran tersebut, total panjang jalan kabupaten yang berhasil ditangani mencapai 44,689 kilometer, tersebar pada 129 ruas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang Bayu Pancoroadi menyampaikan, upaya perbaikan ini menjadi bagian dari target peningkatan kondisi jalan mantap di Kabupaten Jombang.

”Jadi, sepanjang tahun 2025 laporan teman-teman jalan yang sudah tertangani mencapai 44,689 kilometer yang tersebar pada 129 ruas, dari total 500 ruas di Kabupaten Jombang,’’ ujar dia.

Jalan yang diperbaiki tersebut, lanjut Bayu, penanganannya bermacam-macam. Mulai peningkatan jalan, maupun pemeliharaan rutin. Seperti peningkatan jalan penghubung Desa Denanyar-Banjardowo. ”Ya, bermacam-macam penanganannya,” terangnya.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang, hingga pekan kedua Desember, sejumlah pekerjaan proyek jalan belum  kelar.

Di antaranya peningkatan jalan Talunkidul-Kesamben, peningkatan jalan Pagerwojo-Pucangsimo, pemeliharaan jalan berkala ruas Mojokrapak-Plosogeneng, pemeliharaan berkala ruas jalan Wonoayu-Pakis juga pemeliharaan berkala jalan ruas Denanyar-Sendangrejo serta sejumlah proyek rekonstruksi jalan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi jalan kabupaten di Jombang masih memerlukan perhatian serius. Hingga akhir tahun berjalan, panjang jalan rusak atau tidak mantap diperkirakan mencapai 310 kilometer.

Untuk mempercepat penanganan, Pemkab Jombang mengalokasikan anggaran sekitar Rp 96 miliar pada 2026, seluruhnya difokuskan pada peningkatan dan perbaikan jalan kabupaten.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan, dana tersebut akan digunakan untuk menangani sekitar 37 ruas dari total 500 ruas jalan yang ada.

”Dana Rp 96 miliar itu khusus untuk penanganan jalan. Prioritas utama kami tetap menyelesaikan pelebaran yang belum tuntas seperti Denanyar–Megaluh dan Cukir–Mojowarno, termasuk Bareng–Pasar Wonosalam. Selebihnya untuk overlay atau hotmix,” jelas Bayu.

Ia memaparkan, total panjang jalan kabupaten di Jombang mencapai sekitar 1.200 kilometer. Hingga akhir 2024, kondisi jalan tidak mantap tercatat sepanjang 326 kilometer. Pemerintah menargetkan peningkatan kondisi mantap menjadi 75,9 persen pada akhir 2025, naik dari capaian 74 persen di tahun 2024.

”Hitungan 75,9 persen itu tidak berada dalam satu ruas penuh. Kondisinya menyebar pada semua ruas yang ada. Per ruas biasanya ada bagian yang baik dan ada yang perlu perbaikan,” ujarnya.

Dengan perhitungan itu, sejumlah ruas yang kondisinya belum mantap masih panjang. Sekitar 310 kilometer diperkirakan tetap memerlukan penanganan pada tahun berjalan. Bayu menambahkan, pemkab menargetkan kenaikan tingkat kemantapan jalan sekitar 1,2 persen setiap tahun.

Karena itu, anggaran 2026 diarahkan untuk menjaga konsistensi peningkatan tersebut.

”Memang butuh anggaran besar dan waktu panjang untuk menuntaskan seluruh ruas. Kenaikan target tiap tahun sekitar 1,2 persen,” katanya. (ang/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#total #Penanganan jalan rusak #Jombang #Pemkab Jombang #ruas #jalan rusak