Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Geger! Menu MBG di Jombang Ditemukan Salak Busuk dan Mangga Berbelatung, Walimurid Menjerit

Achmad RW • Kamis, 11 Desember 2025 | 17:39 WIB

 

Sejumlah wali murid di Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, mengeluhkan kualitas menu MBG yang diterima anaknya di sekolah yang dinilai tak layak konsumsi.
Sejumlah wali murid di Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, mengeluhkan kualitas menu MBG yang diterima anaknya di sekolah yang dinilai tak layak konsumsi.

Radarjombang.id – Keluhan terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jombang kembali mencuat. Sejumlah wali murid di Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, mengeluhkan kualitas menu MBG yang diterima anaknya di sekolah yang dinilai tak layak konsumsi.

RE, salah satu warga Kebontemu, mengaku dua anaknya yang bersekolah di MI Mashariyah dan SDN Kebontemu menerima menu MBG yang buruk sejak beberapa hari terakhir.

”Beberapa waktu lalu itu dapat mi, kondisinya sudah basi, kita sempat protes, katanya diperbaiki, tapi makin ke sini kok makin nggak masuk akal,” ujarnya, Rabu (10/12).

Ia menambahkan, bukan hanya menu makanan berat yang bermasalah. Selama dua hari terakhir, siswa SDN Kebontemu dan MI Mashariyah justru mendapat menu kering yang kondisinya tak kalah memprihatinkan.

”Isinya biskuit rentengan, kacang telur sama buah, yang kondisi buahnya juga tidak layak. Kemarin salaknya busuk, hari ini tadi mangganya juga ada belatung,” imbuhnya.

Tak hanya itu, wali murid juga menemukan menu bakso tahu yang disebut sudah dalam keadaan basi.

Alhasil, hampir seluruh menu MBG tersebut berakhir di tempat sampah. ”Ya siapa yang mau memakan menu seperti itu, ini sudah bukan tidak enak, ini tidak layak,” keluhnya.

Kekecewaan wali murid makin bertambah lantaran upaya mereka menyampaikan protes tidak mendapat respons baik.

”Kita sudah coba protes ke akun media sosial SPPG-nya juga, tapi bukannya direspons, malah komen kita yang ditutup,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Bambang, salah satu guru SDN Kebontemu membenarkan perihal permasalahan kualitas menu MBG yang diterima anak didiknya.

”Jadi memang beberapa hari ini ada menu yang kurang layak, kemarin ada salak busuk, hari ini tadi ada mangga yang isinya ada belatungnya,” terangnya.

Menurutnya, pihak sekolah sebenarnya sudah pernah menyampaikan keluhan ini kepada SPPG. “Kita sudah datangi juga ke SPPG, minta diperbaiki,” ujarnya. Namun hingga dua hari terakhir, permasalahan kualitas MBG masih muncul.

”Kami juga berharap layanan bisa diperbaiki lagi, karena kalau kondisinya tidak layak kan juga akhirnya tidak dimakan,” pungkasnya. Hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi kepada perwakilan SPPG bernama Kiky Bagus belum membuahkan hasil. Pesan singkat maupun panggilan telepon ke nomor selulernya belum mendapat respons.

Bukan kali ini saja, pada Semptember lalu, keluhan menu MBG juga dirasakan siswa sejumlah SMPN di Jombang.

Selain ditemukan makanan tak layak konsumsi, seperti makanan basi hingga buah busuk, distribusi makanan juga karut-marut. Distribusi molor berjam-jam, hingga ratusan siswa tak kebagian jatah makan. Pihak sekolah menyoroti kesiapan SPPG. Setelah kasusnya mencuat, pengiriman menu MBG sempat mandek beberapa saat, meski dalam perkembangannya kembali berjalan. (riz/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#makan begizi gratis #walimurid #dikeluhkan #belatung #busuk #program mbg #Jombang #salak #Desa Kebontemu #Kecamatan Peterongan #mangga