Radarjombang.id – Dinas Peternakan Kabupaten Jombang terus menyiapkan program strategis untuk mendukung visi-misi Bupati Jombang 2026. Khususnya satu dusun satu wirausaha.
Salah satunya, melalui kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) manajemen ayam pedaging (ayam ulu) pada (4/12). Ini digelar sebagai langkah awal melahirkan wirausaha baru di bidang peternakan.
Kepala Dinas Peternakan Jombang, Mochamad Saleh MSi, menjelaskan, program ini menjadi bagian dari rencana kegiatan dinas pada 2026.
Pihaknya menggandeng PT Japfa melalui pola kemitraan bapak asuh untuk memperkuat pendampingan usaha masyarakat.
’’Kegiatan ini relevan dengan visi-misi bupati 2026, yaitu satu dusun satu wirausaha. Ini adalah salah satu upaya kita untuk memunculkan wirausaha baru di bidang peternakan. Kami menggunakan pola kemitraan dengan PT Japfa sebagai bapak asuh,’’ kata Saleh.
Setiap dusun memiliki potensi pertanian, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan peternakan yang dapat dikembangkan dari hulu hingga hilir.
’’Melalui pendampingan dan perencanaan matang, diharapkan masyarakat memiliki kemampuan membangun usaha secara mandiri dengan dukungan bapak asuh,’’ ungkapnya.
Bimtek diikuti 80 peserta dari 80 desa di 21 kecamatan sebagai tahap awal. Desa-desa yang telah diverifikasi akan menjadi lokasi uji coba program, sebelum diterapkan lebih luas.
’’Kalau pola kemitraan, calon wirausaha baru harus menyiapkan lahannya. Misalnya kandang yang sudah tidak terpakai bisa diperbaiki. Kami menyediakan role model seperti itu agar mereka siap melakukan budi daya ayam dan menjadi percontohan bagi desa lainnya,’’ terangnya.(yan/jif)
Editor : Anggi Fridianto