Juru bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPRD Jombang, H Heri Santoso ST, sangat bersyukur Indonesia punya Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November.
’’Kita bersyukur punya hari guru. Paling tidak untuk menyadarkan kita betapa penting peran seorang guru,’’ tutur anggota Komisi C DPRD Jombang ini.
Alumnus SMAN 2 Jombang dan ITS Surabaya ini menjelaskan, ada dua cahaya yang menyinari alam semesta. Yaitu matahari yang bersinar di langit. Serta guru yang mengajar di bumi.
Saking pentingnya guru, sampai-sampai Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam bersabda: Sebaik-baik kalian adalah yang belajar dan mengajar Alquran.
’’Memang yang disebut Nabi secara khusus guru Alquran. Tapi secara umum, ini juga berlaku untuk semua guru. Sebab semua ilmu dari Allah Ta'ala,’’ ungkap direktur PT Pilarindo Abadi ini.
Suatu saat, Heri dan rombongan sekolah Islam ada kesempatan bertemu dengan Konjen Jepang di Surabaya.
’’Kita ingin diajari. Makanya bertanya bagaimana cara agar para generasi muda Indonesia mencintai negerinya seperti rakyat Jepang,’’ ucap pria asal Desa Sepanyul Kecamatan Gudo ini.
Konjen tersebut diam dan kemudian bercerita. Setelah bom Hirosima Nagasaki dijatuhkan sekutu pada 1945, terjadi kehancuran dan kerusakan luar biasa. Yang pertama ditanyakan kaisar adalah berapa guru yang meninggal. Masih ada berapa sisa guru.
’’Seakan-akan kaisar mengatakan, tidak apa-apa yang lain rusak asalkan guru masih aman,’’ ungkap wakil rakyat yang terpilih melalui dapil IV yang meliputi Kecamatan Gudo, Ngoro, Perak dan Bandar Kedungmulyo.
Inilah sebabnya dia sangat mendukung setiap kebijakan Bupati Warsubi yang terkait peningkatan kesejahteraan guru. Termasuk kebijakan mengangkat para guru honorer menjadi PPPK paruh waktu dan mulai awal 2026 mendapatkan kenaikan gaji Rp 500 ribu per bulan. (jif/naz)
Editor : Anggi Fridianto