Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Proyek Jembatan Gedung Kesenian Jombang Molor, DPRD Sentil Konsultan

Azmy endiyana Zuhri • Senin, 17 November 2025 | 15:22 WIB

 

TERHENTI: Proyek jembatan Gedung Kesenian nampak tidak ada pekerja.
TERHENTI: Proyek jembatan Gedung Kesenian nampak tidak ada pekerja.

RadarJombang.id – Komisi C DPRD Kabupaten Jombang menyoroti kesalahan perencanaan proyek pembangunan Jembatan Gedung Kesenian senilai Rp 1,8 miliar.

Proyek yang dikerjakan CV Hikmah Karya itu dipastikan molor dari target setelah hasil inspeksi mendadak (sidak) menunjukkan keterlambatan progres hingga sekitar 10 persen.

Anggota Komisi C, Syaifulloh, menegaskan pihaknya akan memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, kontraktor, serta konsultan perencana dalam rapat dengar pendapat (RDP) Senin (17/11).

”Kami memanggil Dinas PUPR untuk rapat dengar pendapat (RDP). Selain itu, kami juga memanggil kontraktor dan terutama konsultan perencana. Kami ingin tahu kenapa perencanaan proyek bisa salah sejak awal,” ujarnya.

Menurutnya, kesalahan perencanaan menjadi faktor utama yang membuat proyek tidak berjalan sesuai target.

”Kami perlu memastikan apakah saat penyusunan perencanaan, pihak konsultan benar-benar turun ke lokasi atau hanya berdasarkan data di atas kertas. Kesalahan ini tidak bisa dianggap sepele,” tegasnya.

Komisi C menilai konsultan perencana wajib bertanggung jawab atas kekeliruan tersebut.

”Molornya pekerjaan ini adalah dampak langsung dari perencanaan yang tidak matang. Konsultan perencana harus bertanggung jawab penuh, bukan hanya kontraktor,” tambah Syaifulloh.

Ketua Komisi C DPRD Jombang, M. Zahrul Jihad, juga menegaskan progres pembangunan jembatan tertinggal hingga delapan persen.

Dengan sisa waktu pengerjaan sekitar satu bulan lebih, pihaknya yakin proyek tidak akan rampung sesuai target.

”Dari hasil sidak, progres pekerjaan jelas tertinggal. Kami pastikan proyek ini tidak bisa selesai sesuai jadwal,” ujarnya.

Zahrul menambahkan, pihaknya akan segera memanggil Dinas PUPR bersama konsultan pengawas untuk dimintai klarifikasi.

”Kami akan memanggil dinas terkait dan konsultan pengawas untuk meminta penjelasan secara detail dalam RDP nanti,” tegasnya. (yan/naz)

 

Editor : Achmad RW
#DPRD #Jembatan #Proyek #molor #Jombang #gedung kesenian