Radarjombang.id – Lampu lalu lintas atau TL (traffic light) di Jalan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), padam. Terdampak proyek trotoar. Akibatnya, arus kendaraan terutama yang hendak berbelok dari arah barat menuju ke Jalan Gatot Subroto kini harus lebih berhati-hati.
Pantauan di lokasi kemarin, tiang dan perangkat lampu masih berdiri di tempat semula. Namun sudah tidak lagi berfungsi.
’’Sejak ada proyek sudah tidak nyala,’’ kata Subari, salah seorang penarik becak yang mangkal di sekitar jalan itu.
Terdapat dua unit lampu lalu lintas di titik tersebut. Salah satunya berada di sisi barat. Berfungsi untuk mengatur kendaraan yang hendak berbelok ke arah selatan menuju Jalan Gatot Subroto. ’’Yang di sebelah barat itu mati, satunya lagi masih nyala,’’ imbuhnya.
Kondisi ini membuat para pengendara yang melintas dari arah barat lebih waspada, terutama saat berbelok ke kanan.
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Yohan Kartika, membenarkan, lampu lalu lintas di lokasi tersebut belum berfungsi. Padamnya lampu disebabkan pekerjaan proyek trotoar yang memerlukan penyesuaian jaringan kabel listrik.
’’Lampu itu terdampak proyek trotoar. Jalur kabelnya sedang dibuatkan pipa tersendiri, tidak di bawah trotoar tapi di pinggir. Nanti kabelnya dimasukkan ke pipa itu,’’ kata Yohan.
Sambungan kabel untuk lampu, sementara ini dilepas hingga proses pemasangan jalur baru selesai.
’’Kami menunggu pekerjaan proyek selesai. Kalau sudah rampung, kabelnya langsung kita sambung ke tiangnya lagi,’’ ujarnya.
Hanya satu titik lampu lalu lintas di Jalan Gus Dur yang terdampak proyek.
’’Untuk yang lain masih berfungsi normal, karena tidak terkena penggantian jalur,’’ katanya. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto