Radarjombang.id – Pemkab Jombang berencana menambah ruang terbuka hijau (RTH) tahun depan.
Penambahan RTH ini akan difokuskan pada pemerataan sebaran ruang hijau di beberapa wilayah kabupaten. Terutama kawasan bagian selatan atau Kecamatan Ngoro.
’’Untuk penambahan RTH, kita akan lebih fokus pada sebaran di beberapa wilayah Kabupaten Jombang.
Rencana awal, pembangunan RTH akan diawali di wilayah selatan, di Kecamatan Ngoro,’’ kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang, Miftahul Ulum, kemarin.
Ini merupakan upaya pemerintah dalam menyeimbangkan ketersediaan RTH di berbagai kecamatan.
Selama ini, sebagian besar ruang hijau terkonsentrasi di wilayah perkotaan dan sekitarnya, sementara daerah lain masih relatif minim.
Rencana ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Jombang. Meski demikian, kelanjutan pembangunan RTH Ceweng di Kecamatan Diwek, hingga saat ini belum ada rencana akan diteruskan tahun depan.
’’Untuk RTH Ceweng, sementara belum ada rencana dilanjutkan,’’ terangnya.
Alasannya, saat ini lebih memprioritaskan pemerataan pembangunan RTH di berbagai titik wilayah. Agar manfaat lingkungan dapat dirasakan secara merata masyarakat.
’’Saat ini kami lebih memprioritaskan sebaran RTH di beberapa wilayah,’’ ucapnya.
Pada 2019, Pemkab Jombang membangun tembok atau pagar tematik di Desa Ceweng, Kecamatan Diwek.
Rencananya area itu bakal dijadikan taman. Pembangunan menyedot anggaran Rp 147,3 juta. Di lokasi terpasang plang aset Pemkab Jombang seluas 3.750 meter persegi dengan pengguna barang DLH Jombang. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto