RadarJombang.id - Aksi perampokan dan pembunuhan yang menimpa Mutmainah, 74, menggegerkan warga Dusun Medelek, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang.
Terlebih, sosok Mutmainah yang selama ini dikenal sebagai orang yang cenderung baik dan tak pernah bermasalah.
Bahkan, warga mengenalnya sebagai sosok orang sakti, orang pintar hingga dukun.
"Ya kaget semua, Bu Mutmainah kan dikenal orang terpandang lah di kampung ini sejak dulu, orang pintar katanya," terang Gunawan, Kasun Medelek.
Ia menyebut, Mutmainah selama ini adalah wanita yang tinggal sendiri di rumah besarnya itu.
Tiga anaknya, tak lagi tinggal bersamanya. "Anaknya tinggal di rumah berbeda, dua diantaranya di luar kota, yang satu beda desa," lontarnya.
Hal senada, juga disampaikan Kepala Desa Tampingmojo Nurus Sa'adah.
Ia menyebut, Mutmainah memang dikenal sebagai sosok yang terpandang dan terhitung orang mampu dari pekerjaan paranormalnya itu.
Kendati demikian, ia bukan orang yang sombong dan cenderung ramah kepada semua orang.
"Orangnya grapyak, blater, dermawan juga, dan memang baik selama ini. Tamunya juga banyak karena memang dikenal orang pintar," ungkapnya.
Karena tinggal sendirian, sehari-hari ia dibantu oleh adiknya yang juga membantunya mengurus kebutuhan rumah hingga menggarap sawah juga menyopirinya.
"Yang tahu awalnya juga adiknya itu bernama Suwaji memang, Senin pagi itu melihat korban sudah tidak ada, mobil Innova Reborn miliknya juga sudah tidak ada, cuma mobil Aylanya saja," sambungnya.
Merasa janggal, Suwaji pun mengecek kondisi kamar korban dan melihat bagian sprei kamar tidurnya sudah terlepas.
"Saksi juga melihat bercak darah di bantal sehingga langsung menelepon anaknya dan kemudian melapor ke polisi," lontarnya.
Senin siang itu, polisi disebut Nurus Sa'adah juga mengamankan seorang pria yang diduga pelaku perampokan dan pembunuhan kepadanya.
"Terduga pelaku kemarin ada yang diamankan, satu orang, keponakannya sendiri dan masih didalami sama polisi," pungkasnya.
Jasad Mutmainah sendiri, akhirnya ditemukan di hutan di Desa Lawak, Ngimbang, Lamongan pada Senin malam.
Tragisnya, jasad korban ditemukan sudah dalam kondiai tak utuh.
Mutmainah, telah dibakar pembunuhnya hingga tubuhnya nyaris tinggal kerangka.
Kini, polisi masih melakukan otopsi dan pengecekan lebih lanjut kepada jasad korban sebelum dilakukan prosea hukum lebih lanjut. (riz/ang)
Editor : Anggi Fridianto