Radarjombang.id – Kondisi Jembatan Kasemen di Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang kembali rusak.
Bagian plat besi yang digunakan untuk perbaikan sementara jembatan terlihat mulai mencuat.
Dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Rohman, warga sekitar, mengatakan kerusakan pada jembatan sudah tampak jelas.
Pelat besi penutup yang sebelumnya dipasang kini terlihat kembali dan tampak bergeser.
”Padahal tahun lalu sudah diperbaiki, tapi sekarang rusak lagi. Banyak kendaraan besar yang lewat sini, mungkin itu penyebabnya,” ujarnya (27/10).
Ia menambahkan, tak hanya jembatan, kondisi jalan di sekitar lokasi juga mulai mengalami kerusakan. Rohman berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan agar tidak terjadi kecelakaan.
”Harusnya kendaraan bertonase besar dibatasi. Kalau terus dibiarkan, kerusakan jembatan ini bisa makin parah,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Binamarga Dinas PUPR Jombang, Agung Setiaji, membenarkan kondisi jembatan memang mengalami kerusakan kembali.
Ia menjelaskan, sebelumnya Dinas PUPR sudah melakukan penanganan sementara dengan menutup bagian rusak menggunakan plat besi.
”Memang sudah pernah kami tangani. Karena kerusakannya cukup parah, kami pasang plat besi untuk sementara. Kalau sekarang platnya kelihatan lagi, akan segera kami lakukan perbaikan,” jelas Agung.
Baca Juga: Truk Besar Bebas Lewat Jalan Kabupaten di Jombang, Pemkab Terkesan Jadi Juru Tambal Jalan Rusak
Namun, lanjutnya, perbaikan yang dilakukan saat sifatnya pemeliharaan, bukan rehabilitasi total. Sebab, anggaran untuk rehabilitasi jembatan belum tersedia.
”Pembahasan APBD 2026 sudah ditutup, jadi belum bisa dimasukkan. Untuk rehabilitasi jembatan butuh anggaran cukup besar,” ujarnya.
Agung menambahkan, kerusakan cepat terjadi karena banyak kendaraan bertonase lebih yang melintasi jalur perbatasan Jombang–Kediri tersebut.
”Tentunya kelas jalan yang tidak sesuai membuat jalan tidak berumur panjang apabila dilalui kendaraan besar," pungkasnya.(yan/naz)
Editor : Anggi Fridianto