JOMBANG – DPMPTSP Jombang berkomitmen meningkatkan pelayanan publik. Mal Pelayanan Publik (MPP) Jombang kini hadir dengan wajah baru.
Gedung lebih representatif, fasilitas lengkap, dan 50 jenis layanan siap melayani masyarakat. Transformasi ini menjadi bukti komitmen Pemkab Jombang dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan nyaman.
Plt Kepala DPMPTSP Jombang Joko Triono menyebut, MPP merupakan wujud nyata reformasi birokrasi di daerah. ”Semua urusan cukup di satu tempat. Masyarakat tidak perlu lagi berpindah-pindah kantor,” ujarnya.
MPP Jombang diresmikan pada 24 Juni 2024. Saat itu MPP masih jadi satu lokal dengan kantor DPMPTSP. Sebagai wujud apresiasi, Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas meninjau MPP Jombang beberapa hari setelah diresmikan. ”Setelah peninjauan tersebut, kami semakin bersemangat mempercepat proses pengembangan MPP agar bisa melayani lebih banyak kebutuhan publik,” ungkap Joko.
Langkah pengembangan itu kemudian berlanjut pada 2 Agustus 2024, saat Launching MPP Jombang dilakukan di kawasan Simpang Tiga Jombang. Kala itu, gedung yang digunakan masih berupa ruko sederhana yang belum direhabilitasi. Meski begitu, antusiasme masyarakat tinggi karena kehadiran MPP dianggap sebagai angin segar bagi pelayanan publik. ”Kondisi saat itu memang masih sederhana, tapi semangat pelayanan kami sudah maksimal. Pindah ke lokasi baru ini menjadi tonggak penting agar masyarakat bisa dilayani lebih cepat dan nyaman,” tambahnya.
Pada Januari 2025, MPP Jombang resmi menempati gedung baru yang lebih luas dan modern. Kini, MPP Jombang telah menyediakan 50 jenis layanan dari 15 gerai instansi, mulai dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, TASPEN, DPMPTSP, PUPR, Bank Jatim, BPJS Kesehatan, ATR/BPN, Kepolisian, Kementerian Agama, KPP Pratama, Pengadilan Agama, LPSE, PDAM, Pengadilan Negeri, hingga BPJS Ketenagakerjaan.
Kehadiran MPP memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Mereka tak perlu lagi berpindah-pindah kantor untuk mengurus berbagai dokumen. Semua proses dilakukan secara terpusat dan transparan. ”MPP menjadi bukti nyata reformasi birokrasi di tingkat daerah. Masyarakat tidak hanya mendapat kemudahan, tapi juga pelayanan yang profesional dan akuntabel,” jelasnya.
Ia juga menegaskan, ke depan Pemkab Jombang akan terus menambah jenis layanan dan memperluas kerja sama dengan berbagai instansi vertikal maupun swasta. ”Kami menargetkan 20 gerai pelayanan tersedia di MPP Jombang. Salah satu prioritas kami adalah menghadirkan layanan Imigrasi agar masyarakat bisa membuat paspor tanpa harus keluar kota,” kata Joko.
Selain itu, pihaknya juga akan mengembangkan sistem pelayanan digital untuk mempercepat proses administrasi. ”Kami ingin MPP Jombang menjadi pusat pelayanan yang terintegrasi baik secara fisik maupun digital. Semua berbasis data dan teknologi, sehingga benar-benar memudahkan masyarakat,” imbuhnya.
Dengan kehadiran gedung baru yang lebih modern, pelayanan lengkap, serta sistem yang semakin efisien, MPP Jombang diharapkan menjadi ikon pelayanan publik modern di Jawa Timur. ”Harapan kami, masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya dan semakin percaya bahwa urusan di pemerintahan kini jauh lebih mudah dan transparan,” pungkas Joko.(yan/naz)
Editor : Anggi Fridianto