Radarjombang.id – Proyek pemasangan penerangan jalan umum (PJU) melalui program Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) hingga awal Oktober baru rampung separo.
Dari total 60 paket, baru 34 yang selesai dan sudah ada Berita Acara Serah Terima (BAST) kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang.
’’Dari total 60 paket, 34 sudah selesai. Sebanyak 20 paket sedang berjalan karena sudah berkontrak. Sementara enam paket sisanya masih dalam proses pemilihan penyedia,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Jombang, Anwar, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Yohan Kartika Yohan, Jumat (3/10).
Sebanyak 34 paket yang sudah rampung di antaranya di Kecamatan Jogoroto, hingga Kecamatan Plandaan.
Sementara enam paket yang belum berkontrak, saat ini masih dalam tahap penunjukan penyedia melalui mekanisme pengadaan langsung (pl).
’’Yang enam masih di level pejabat pengadaan. Setelah dari PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), baru nanti diunggah ke SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik),’’ imbuhnya.
Program PJU yang menyasar 60 ruas jalan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jombang 2025 dengan anggaran Rp 10 miliar.
Penentuan titik pemasangan tidak ditentukan dishub, melainkan berdasarkan usulan dari masing-masing kecamatan.
Alokasi setiap paket juga berbeda. Paling besar di Desa Karangmojo, Kecamatan Plandaan atau ruas jalan Ploso-Munung sebesar Rp 674 juta untuk 80 titik lampu. Sementara paling kecil di Kecamatan Ngoro, dengan pagu anggaran Rp 50 juta. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto