Radarjombang.id - Setelah melakukan mutasi dan promosi puluhan pejabat pada Kamis (11/9), ratusan kursi pegawai di lingkup Pemkab Jombang masih kosong.
Pemkab saat ini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jabatan yang kosong khususnya eselon III dan IV agar proses pengisian jabatan benar-benar sesuai dengan kondisi organisasi.
”Untuk saat ini kita persiapan melakukan evaluasi posisi jabatan baik eselon III maupun IV yang kosong. Rencana pengisian masih butuh waktu, karena harus melalui evaluasi dari tim internal pemkab,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang, Anwar.
Ia menjelaskan, jumlah pasti jabatan yang kosong masih dalam proses pendataan. Namun, berdasarkan perkiraan awal, jumlahnya mencapai ratusan. ”Jadi, jumlah pastinya saya belum pegang data, tetapi diperkirakan ada ratusan, termasuk di kelurahan dan kecamatan,” tambah Anwar.
Meski banyak kursi jabatan yang belum terisi, ia memastikan roda pemerintahan tetap berjalan normal. Kekosongan yang ada untuk sementara diisi dengan penunjukan pelaksana tugas (Plt) sehingga pelayanan publik tidak terganggu.
”Kita pastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal karena sudah diisi pelaksana tugas,” ujarnya.
Soal kapan kepastian pengisian, mantan kepala Bakesbangpol Jombang ini menyebut jika akan dilakukan usai evaluasi rampung.
”Untuk kepastian pengisian jabatan secara permanen, kita tetap menunggu evaluasi selesai. Setelah itu baru kita ajukan untuk mendapatkan persetujuan sesuai prosedur, dan tentu menunggu instruksi dari Abah Bupati,” terangnya.
Jika evaluasi sudah rampung, tahap selanjutnya adalah pengajuan persetujuan teknis ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
”Kalau untuk pengajuan persetujuan teknis kita ke BKN saja. Tidak perlu ke Kemendagri karena masa jabatan Abah Bupati sudah lebih dari enam bulan,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto