Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Enam Pejabat Eselon II di Pemkab Jombang Masih Kosong, BKPSDM Ungkap Pengisian Lewat Selter

Ainul Hafidz • Senin, 15 September 2025 | 13:31 WIB

 

Ilustrasi job fit dan mutasi jabatan
Ilustrasi job fit dan mutasi jabatan

Radarjombang.id - Sejumlah pejabat eselon II B atau setara kepala dinas dan badan di lingkup Pemkab Jombang yang tak masuk dalam gerbong mutasi gelombang pertama, Kamis (11/9) lalu, posisinya belum aman.

Bupati belum mengisyaratkan akan segera menggelar seleksi terbuka (selter), sebaliknya menegaskan akan melakukan mutasi secara bertahap.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang Anwar mengatakan, hingga kini belum ada petunjuk bupati terkait pelaksanaan seleksi terbuka (selter) untuk mengisi kursi pejabat eselon II B yang kosong.

  ”Kalau yang kosong nanti secara otomatis akan diselter (diisi melalui seleksi terbuka, Red), cuma sampai sekarang belum ada petunjuk dari Abah Bupati. Karena ini kan masih dimungkinkan digeser lagi, masih bisa,” ujar Anwar dikonfirmasi, Sabtu (13/9).

Menurutnya, Bupati Jombang Warsubi masih membuka peluang akan melakukan pergeseran kembali untuk pejabat eselon II B. ”Kemungkinan itu masih ada (mutasi), karena arahnya kemarin Abah Bupati memang bergelombang. Setelah (mutasi) terakhir nanti, baru yang kosong itu yang akan diselter,” imbuh dia.

Terkait jadwal pasti pelantikan atau mutasi berikutnya, Anwar menegaskan hal itu merupakan kewenangan penuh kepala daerah. ”Mohon maaf, itu kebijakan dan kewenangan Abah Bupati. Kami ini hanya pembantu urusan kepegawaian,” tutur Anwar.

Mantan kepala Bakesbangpol Jombang menyebut baru mulai aktif melaksanakan tugas sepenuhnya sebagai kepala BKPSDM per Senin (15/9) lantaran baru saja dilantik pada Kamis (11/9) lalu.

”Saya sendiri belum masuk secara langsung ke (kantor) BKPSDM, walaupun kemarin sudah dilantik. Baru Senin (hari ini) saya mulai masuk dan melaksanakan secara penuh, baik pikiran maupun tubuh. Tapi, kemarin pelayanan tetap berjalan, karena sistem pakai Srikandi,” ujar Anwar.

Begitu para pejabat yang sudah dilantik dalam mutasi sebelumnya juga akan masuk dan bertugas di OPD masing-masing mulai Senin. ”Semua pejabat yang kemarin dilantik baru akan masuk ke OPD masing-masing mulai Senin,” kata Anwar

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Warsubi merotasi sejumlah pejabat eselon II B. Bambang Suntowo yang sebelumnya menjabat Kepala BKPSDM dilantik dalam jabatan baru sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda.

Anwar yang sebelumnya menduduki kepala Bakesbangpol menduduki jabatan baru sebagai kepala BKPSDM, Budi Winarno yang sebelumnya menjabat kadishub menduduki jabatan baru sebagai Kepala Bakesbangpol, Mochamad Saleh yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum, dan Politik dilantik dalam jabatan baru sebagai Kepala Dinas Peternakan, Hari Purnomo yang sebelumnya menjabat Kadinsos dilantik dalam jabatan baru sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.

Agung Hariadi yang sebelumnya menduduki kursi kepala dinas perkim dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial, Wor Windari yang sebelumnya menduduki jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menduduki jabatn baru sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

dr. Pudji Umbaran yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dilantik sebagai Direktur RSUD Jombang, dr. Ma’murotus Sa’diyah yang sebelumnya menjabat Direktur RSUD Jombang menduduki jabatan baru sebagai Kepala DPPKB P3A, dan Thonsom Pranggono yang sebelumnya Kepala Satpol PP menduduki jabatan baru sebagai Kepala Disperpusip Jombang.

Salah satu yang menyita perhatian yakni, Senen. Pria yang sebelumnya tersandung dugaan video mesum dengan anak buahnya semasa menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang diturunkan jabatannya menjadi Sekretaris Dinas Peternakan Jombang.

Sementara itu, pascamutasi, sedikitnya terdapat enam kursi pejabat eselon II B kosong atau diisi Plt. Di antaranya kepala dinas penanaman modal, pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP), kepala satuan polisi pamong praja (Satpol PP), kepala dinas perhubungan (dishub), staf ahli bupati bidang pemerintahan, kesejahteraan rakyat, hukum dan politik, serta kepala dinas perumahan dan kawasan permukiman (perkim), dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan juga belum memiliki kepala definitif dan masih dijabat Plt.

Bupati Jombang Warsubi, menegaskan mutasi dan pelantikan pejabat yang digelar pada Kamis (11/9) belum menyasar seluruh kekosongan jabatan di lingkup Pemkab Jombang. Ia memastikan, proses pengisian jabatan akan terus dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan organisasi. ”Nanti yang kosong kita isi, dari total ada 100 lebih (yang kosong) hari ini ada 25 kita cicil terus sambil melihat kinerja masing-masing untuk menduduki jabatan tersebut,” jelas dia.

Selain itu, Warsubi menegaskan tidak ada praktik jual beli jabatan dalam proses mutasi maupun promosi pejabat di Kabupaten Jombang. Menurutnya, integritas dan tanggung jawab moral menjadi landasan utama dalam pengambilan keputusan. ”Kami pastikan tidak ada jual beli jabatan dalam pengisian. Saya bersama Gus Wakil Bupati dan Pak Sekda komitmen agar tidak punya beban berat yang harus dipertanggungjawabkan di dunia akhir nanti. Yang kami inginkan hanya bagaimana bekerja baik untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (fid/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#Warsubi #jabatan kosong #mutasi kepala dinas #Pemkab Jombang