Radarjombang.id - Proses mutasi di lingkup Pemkab Jombang tak dilakukan sekaligus.
Bupati Jombang Warsubi memastikan pelantikan aparatur sipil negara (ASN) bakal digelar secara bertahap dalam tiga gelombang.
Gelombang pertama sudah berlangsung Kamis (11/9).
Sebanyak 10 pejabat eselon II B dan 15 pejabat eselon III resmi dilantik di Pendopo Kabupaten Jombang. Sisanya menyusul.
”Masih banyak kekosongan. Mungkin tiga periode pelantikan kurang lebih karena kita cicil terus,” ujar Warsubi, kemarin.
Menurut dia, pengisian jabatan akan dilakukan secara bertahap sambil menilai kinerja ASN yang bersangkutan. Pola bertahap ini dimaksudkan agar proses lebih selektif dan berbasis kinerja. ”Yang jelas setelah ini step by step, nanti yang kosong kita isi,” jelasnya.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang mencatat, hingga awal September 2025 masih ada puluhan posisi jabatan kosong.
Di antaranya, 5 jabatan eselon II B, 21 eselon III A, 11 eselon III B, 39 eselon IV A, dan 17 eselon IV B. Warsubi menegaskan, pola bertahap ini dimaksudkan agar proses lebih selektif dan berbasis kinerja. ”Intinya akan kita isi secara bertahap,” tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, usai mengantongi rekomedasi dari BKN, Bupati Jombang Warsubi resmi melantik 25 pejabat di lingkup Pemkab Jombang, Kamis (11/9) siang.
Sejumlah pejabat eselon II B yang dimutasi antara lain Bambang Suntowo dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Anwar menduduki jabatan Kepala BKPSDM, Budi Winarno menduduki jabatan Kepala Bakesbangpol.
Mochamad Saleh sebagai Kepala Dinas Peternakan, Hari Purnomo sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Agung Hariadi sebagai Kepala Dinas Sosial, Wor Windari menduduki Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dr. Pudji Umbaran sebagai Direktur RSUD Jombang, dr. Ma’murotus Sa’diyah sebagai Kepala DPPKB P3A, dan Thonsom Pranggono menduduki jabatan Kepala Disperpusip Jombang.
Salah satu yang menyita perhatian yakni, Senen. Pria yang sebelumnya tersandung dugaan video mesum dengan anak buahnya semasa menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang diturunkan jabatannya menjadi Sekretaris Dinas Peternakan Jombang.
Sementara, di eselon III, sejumlah pejabat yang dimutasi di antaranya Supriadi dilantik sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Yaumassyifa sebagai Kepala Bagian Persidangan pada Sekretariat DPRD, Andi Kurniawan sebagai Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah.
Suparyono sebagai Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah, Moch. Fatchurrahman menduduki Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah, Tony Prasetyo Wibowo sebagai Sekretaris pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Yuli Inayati sebagai Sekretaris pada Inspektorat, Wiku Birawa Filipe Dias Quintas sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dwi Ariyani menduduki Sekretaris pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Muchtar menduduki Camat Jombang.
Anjik Eko Saputro sebagai Camat Mojoagung, Abdul Ghofur sebagai Sekretaris pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Anang SumarionoWakil sebagai Direktur Umum dan Keuangan RSUD Jombang, Mohammad Amin Kurniawan sebagai Sekretaris pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang. Bupati Warsubi menegaskan, mutasi dan promosi jabatan ini bagian dari upaya pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN) serta upaya peningkatan pelayanan publik. ”Kami pastikan pejabat yang dilantik sudah sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto