Radarjombang.id – Pemkab Jombang berencana merelokasi Puskesmas Wonosalam. Saat ini tengah menyusun studi kelayakan atau FS (feasibility study).
Pengadaan tanah sudah disiapkan dengan pagu anggaran Rp 3 miliar bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
’’Tidak menambah jumlah puskesmas, tetapi persiapan pengadaan tanah untuk relokasi Puskesmas Wonosalam. Sekarang belum sampai ke arah pembangunan,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada, Senin (8/9).
Salah satu pertimbangan relokasi Puskesmas Wonosalam yang berada di Desa/Kecamatan Wonosalam, karena saat ini dinilai sudah tidak layak digunakan. Lokasi tergolong tanah gerak sehingga tidak aman sebagai layanan kesehatan.
’’Sehingga cari alternatif untuk lokasi (lain),’’ imbuhnya.
Penyusunan studi kelayakan pengadaan tanah Puskesmas Wonosalam memiliki pagu anggaran sebesar Rp 35 juta. Dana tersebut bersumber dari APBD 2025 dan dilakukan melalui mekanisme pengadaan langsung. Waktu pemilihan penyedia dijadwalkan pada Agustus.
Sementara untuk proses pengadaan tanah, Pemkab Jombang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3 miliar dari APBD 2025. Sama seperti studi kelayakan, proses pemilihan pengadaan tanah juga dijadwalkan pada Agustus.
Setelah proses pengadaan tanah tahun ini rampung, rencananya bakal langsung dilanjutkan dengan pembangunan. ’’Insya Allah baru tahun depan dibangun, ketika pengadaan tanah tahun ini sudah selesai,’’ kata Hexawan. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto