Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Empat Bulan Berjalan, Mayoritas Kopdeskel Merah Putih di Jombang Numpang di Balai Desa, Ini Penyebabnya

Azmy endiyana Zuhri • Selasa, 9 September 2025 | 14:28 WIB
Ilustrasi Kopdes Merah Putih
Ilustrasi Kopdes Merah Putih

Radarjombang.id - Keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Jombang belum didukung infrastruktur yang memadai.

Belum ada Kopdes Merah Putih yang memiliki bangunan sendiri. Hampir seluruhnya masih menempati balai desa sebagai kantor sementara.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Jombang, Gatut Wijaya, mengungkapkan hingga kini belum ada Kopdes Merah Putih yang memiliki bangunan sendiri.

”Kebanyakan Kopdes Merah Putih memang masih menumpang di balai desa,” terang Gatut.

Menurut Gatut, hal ini wajar karena mereka masih dalam tahap awal. Fokus utamanya bukan pada pembangunan gedung, tetapi lebih kepada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan usaha terlebih dahulu.

”Jika koperasi sudah berkembang dengan baik, barulah bisa membangun gedung secara mandiri,” jelas Gatut.

‎Menurutnya, pilihan strategi ini penting agar koperasi benar-benar siap secara kelembagaan maupun operasional sebelum melakukan investasi dalam bentuk bangunan permanen.

Dengan begitu, keberadaan gedung nantinya bisa menunjang aktivitas usaha yang sudah mapan, bukan sekadar simbol berdirinya koperasi.

‎Dari sisi permodalan, Gatut menjelaskan sumber dana Kopdes Merah Putih sejauh ini masih terbatas pada simpanan pokok dan simpanan wajib anggota. Meski begitu, ada upaya memperkuat manajemen melalui kerja sama dengan Koperasi Wanita (Kopwan) maupun koperasi lain yang lebih dulu mapan.

”Kerja sama ini dilakukan sebagai sarana belajar, bagaimana mengelola usaha koperasi secara profesional sehingga kelak Kopdes Merah Putih juga bisa mandiri,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada satu pun Kopdes Merah Putih yang mengajukan pinjaman modal ke lembaga keuangan.

”Fokus mereka masih pada penguatan kelembagaan dan operasional. Pinjaman baru akan dipertimbangkan jika koperasi sudah berjalan dengan baik dan memiliki manajemen yang mapan,” bebernya.

‎Meski masih menghadapi keterbatasan, keberadaan Kopdes Merah Putih dinilai memiliki prospek cerah.

Dengan strategi bertahap, mulai dari penguatan SDM, pengelolaan usaha, hingga permodalan, koperasi desa ini diharapkan mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat dan mandiri.

”Kalau manajemen dan kelembagaannya sudah kuat, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan Kopdes Merah Putih bisa membangun gedung sendiri, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa,” pungkas Gatut.(yan/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#Kopdes Merah Putih #Bupati Jombang #Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih #balai desa #numpang #Jombang #Pemkab Jombang #belum berjalan baik #kantor desa #Dinas Koperasi dan Usaha Mikro