Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pemkab Jombang Gelar Penghargaan Kearsipan 2025, Ini Daftar OPD dan Kecamatan Pemenang

Wenny Rosalina • Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:11 WIB
Bupati Jombang Warsubi saat foto bersama dalam Pameran Kearsipan bertema ’’Tetenger Kabupaten Jombang’’ di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (25/8).
Bupati Jombang Warsubi saat foto bersama dalam Pameran Kearsipan bertema ’’Tetenger Kabupaten Jombang’’ di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (25/8).

Radarjombang.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyerahkan penghargaan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan terbaik dalam penyelenggaraan kearsipan 2025.

Kegiatan yang dirangkai dengan Pameran Kearsipan bertema ’’Tetenger Kabupaten Jombang’’ ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (25/8).

Bupati Jombang, Warsubi didampingi Bunda Literasi Yuliati Nugrahani Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin, Ning Ema Erfina, serta Ketua DWP Lilik Agus Purnomo, menyerahkan penghargaan secara simbolis.

Bupati menegaskan, arsip bukan sekadar dokumen administratif, melainkan aset strategis yang menentukan kualitas tata kelola pemerintahan.

’’Setiap lembar arsip adalah rekam jejak kebijakan, instrumen akuntabilitas publik, dan alat bukti hukum bagi setiap pelaksanaan program dan kegiatan,’’ kata Warsubi.

Hasil pengawasan kearsipan 2025 mencatat 30 perangkat daerah meraih kategori A (Memuaskan) dan 23 perangkat daerah kategori BB (Sangat Baik).

Lima besar OPD terbaik yakni Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Perumahan dan Permukiman, Sekretariat Daerah, RSUD Jombang, dan Badan Pendapatan Daerah. Untuk tingkat kecamatan, lima besar diraih Kecamatan Ploso, Jombang, Kudu, Ngusikan, dan Mojowarno.

Bupati mengucapkan selamat kepada OPD dan kecamatan penerima penghargaan. Sekaligus mengingatkan agar capaian tersebut menjadi pemacu semangat.

’’Jangan cepat berpuas diri. Justru dengan capaian ini, kita dituntut lebih proaktif, disiplin, dan konsisten dalam menjaga dokumentasi, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan,’’ tegasnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jombang, Sri Surjati, mengatakan, hasil pengawasan kearsipan internal tahun 2023–2025 menunjukkan peningkatan signifikan.

Nilai rata-rata naik dari 62,46 (2023) menjadi 70,58 (2024), dan 80,96 (2025). Namun, masih ada sejumlah catatan, di antaranya minimnya jumlah arsiparis, keterbatasan sarana prasarana, serta belum adanya perda kearsipan.

Dalam pameran ’’Tetenger Kabupaten Jombang’’, masyarakat dapat melihat dokumentasi ikon daerah, kunjungan Presiden RI ke Jombang, hingga kliping kebijakan daerah. Pameran ini juga menjadi bagian dari inovasi ’’SOS Lina Numpak Sepeda Jengki’’ (Sosialisasi Literasi Arsip Anak Menuju Peningkatan Wawasan Sejarah dan Pembangunan Daerah).

Baca Juga: Waktu Pendaftaran Bimtek Kepenulisan Disperpusip Jombang Tinggal Sehari, Kuotanya Juga Menipis, Buruan Daftar!

Acara diikuti 200 peserta yang terdiri dari OPD, camat, kepala sekolah, guru sejarah, sejarawan, arsiparis, mahasiswa, dan pelajar.

’’Kami mengapresiasi semua pihak yang telah membantu mewujudkan pameran ini. Khususnya kepala OPD, Bagian Prokopim, Radar Jombang, para sejarawan, juga adik-adik mahasiswa lintas perguruan tinggi, yang dengan kreatif  menyusun materi pameran sesuai dengan minat dan menyajikan arsip sebagai informasi menggunakan kemajuan informasi teknologi yang ada,’’ ungkapnya. (wen/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #Disperpusip Jombang #Pemkab #Pemkab Jombang #kearsipan #pameran