Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Bupati Warsubi Dukung Perumda Panglungan Jombang Bisa Sumbang PAD Ditengah Kasus Korupsi yang Mendera

Anggi Fridianto • Minggu, 10 Agustus 2025 | 15:34 WIB

 

BERI PENJELASAN: Bupati Jombang Warsubi didampingi Anwar Kepala Kesbangpol saat memberikan penjelasan kepada wartawan, Selasa (29/7).
BERI PENJELASAN: Bupati Jombang Warsubi didampingi Anwar Kepala Kesbangpol saat memberikan penjelasan kepada wartawan, Selasa (29/7).

RadarJombang.id – Bupati Warsubi menyebut masih terus memberi harapan pada perkembangan Perumda Perkebunan Panglungan saat perusahaan daerah ini didera masalah korupsi.

Bupati, menyambut positif terobosan yang dilakukan Direktur Perumda Perkebunan Panglungan, Agus Mujiono, untuk bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) yang selama ini nol.

Agus optimistis bisa menyumbang PAD hingga Rp 300 juta.

’’Saya sangat mengapresiasi semangat baru dari Pak Direktur yang baru dalam pengelolaan Perumda Panglungan,’’ kata Warsubi (6/8).

Terobosan dengan menenam komoditas baru dinilai efektif.

’’Memaksimalkan dan mengembangkan aset yang ada itu baru luar biasa,’’ ujarnya.

Bupati berharap dukungan penuh dari DPRD, khususnya Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, untuk memberikan arahan sebagai upaya mengembangkan Perumda.

’’Kami berharap DPRD, terutama Ketua DPRD, Pak Hadi Atmaji, untuk bisa terus memberikan dukungan penuh bagi langkah-langkah inovatif BUMD seperti Panglungan,’’ ungkapnya.

Bupati Warsubi juga berharap ada sinergitas dari semua unsur untuk meningkatkan PAD Kabupaten Jombang.

’’Sinergi antara legislatif, eksekutif, dan BUMD sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,’’ tambahnya.

Sebelumnya, masa hak guna usaha (HGU) lahan Perumda Perkebunan Panglungan telah habis sejak akhir Mei 2025.

Meski begitu, Direktur Perumda Perkebunan Panglungan, Agus Mujiono, tetap fokus pada penanaman komoditas baru dan optimistis bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD).

Pihaknya terus melakukan pembenahan tata kelola internal serta optimalisasi pemanfaatan lahan.

Ia menargetkan, Panglungan yang sempat stagnan dapat kembali memberikan kontribusi PAD untuk Kabupaten Jombang.

’’Dari sisi internal, Panglungan saat ini mulai stabil. Kami sedang membangun fondasi yang kuat secara administratif dan keuangan agar bisa bergerak maju secara berkelanjutan,’’ ungkapnya. (ang/jif)

 

Editor : Achmad RW
#perumda perkebunan panglungan #Jombang #korupsi #Bupati