Radarjombang.id - Bupati Jombang Warsubi komitmen mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.
Salah satunya, melakukan kunjungan ke Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria untuk meningkatkan sinergitas, Selasa (5/8).
Turut dalam rombongan bupati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jombang Sholahuddin Hadi Sucipto, Plt Kepala Dinas Koperasi Koperasi dan Usaha Mikro Gatut Wijaya serta anggota rombongan lainnya.
Pertemuan yang digelar di kantor Kemendes PDT di Jakarta itu membahas langkah-langkah startegis untuk memperkuat sinergitas kelembagaan antara BUMDes dengan Kopdes Merah Putih dalam menggerakkan ekonomi desa secara kolektif dan berkelanjutan.
Bupati Jombang Warsubi menyampaikan pihaknya telah meluncurkan beberapa terobosan untuk mengembangkan BUMDes dan kopdes.
Misalnya, program Desa Tematik di Kabupaten Jombang. Pihaknya telah menetapkan 10 desa tematik dalam SK sebagai model akselerasi integrasi antara BUMDes dan Kopdes Merah Putih.
”Melalui SK bupati, kami tetapkan 10 desa tematik yang akan menjadi percontohan pembangunan ekonomi desa berbasis sinergi kelembagaan.
Ini bukan hanya program jangka pendek, tapi cikal bakal transformasi kelembagaan ekonomi desa yang harmonis dan berkelanjutan,” ujar Bupati Warsubi.
Ia menegaskan, BUMDes dan kopdes tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus saling melengkapi.
Kopdes melayani hulu kebutuhan warga, sementara BUMDes menjadi lokomotif penggerak produktivitas ekonomi desa.
”Kekuatan ekonomi desa harus dimulai dari desa itu sendiri. BUMDes dan kopdes akan menjadi dua sayap penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa.
Kami berkomitmen memperkuat sinergi ini, tidak hanya dengan program, tapi juga kelembagaan dan kebijakan,” imbuhnya.
Pertemuan ini menjadi bagian dari konsolidasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan pusat dalam mempercepat pembangunan ekonomi desa berbasis pemberdayaan masyarakat dan kearifan lokal.
Sementara itu, dalam arahannya Wamen Desa Riza Patria menegaskan tujuan utama pembangunan desa adalah mewujudkan masyarakat yang bahagia dan sejahtera.
”Kalau desanya maju, kabupatennya pasti maju.
Maka program seperti kopdes ini sangat strategis untuk menggerakkan ekonomi dari bawah,” ujar dia.
Ia menambahkan, koperasi merupakan bentuk kelembagaan ekonomi yang tumbuh secara bottom-up, tetapi kini harus diperkuat melalui dukungan top-down dari kebijakan pusat.
Wamen juga memberikan arahan agar Kopdes Merah Putih difokuskan untuk melayani kebutuhan dasar masyarakat, seperti penyediaan gas elpiji, sembako, hingga layanan keuangan sederhana.
Sementara BUMDes diarahkan untuk menggali dan mengembangkan potensi desa melalui unit usaha produktif seperti perikanan, hortikultura, hingga ekowisata.
”Kopdes dan BUMDes harus saling menguatkan. Kopdes melayani kebutuhan pokok warga, BUMDes mengembangkan potensi ekonomi desa,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto