Radarjombang.id - Bimtek Kepenulisan Berbasis Budaya Lokal yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ramai peminat.
Baru empat hari pendaftaran dibuka, sebanyak 18 orang sudah mendaftar lengkap dengan karya masing-masing.
”Pendaftarnya juga beragam, dari banyak kalangan, tidak hanya dari guru saja, tapi wiraswasta juga banyak,” kata Sri Surjati, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kersipan Jombang.
Pendaftaran tetap akan ditutup sampai tanggal 4 Agustus.
Namun, hanya 50 peserta yang beruntung saja yang akan mengikuti kegiatan tersebut. Jika jumlah pendaftar lebih dari 50 peserta, maka panitia akan memilah, tulisan mana yang paling sesuai dengan tema yang telah ditentukan.
Saat mendaftar, peserta harus menyertakan narasi dengan tema Dari Tradisi ke Narasi: Teknik Menulis Buku Nonfiksi Budaya Njombangan. Tulisan diunggah saat pengisian form pendaftaran di https://bit.ly/BimtekPenulisanNjombangan.
Ia menyampaikan, bimtek boleh diikuti semua orang. Baik dari pustakawan atau pengelola perpustakaan, pegiat literasi, pelajar atau mahasiswa hingga masyarakat umum yang ingin belajar menulis.
Kegiatan dapat diikuti secara gratis. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jombang menggunakan sumber dana alokasi khusus (DAK) non fisik dari perpustakaan nasional (Perpusnas).
’’Untuk peserta ini gratis, kami dapat support dari DAK non fisik Perpusnas,’’ jelasnya.
Ada tiga pemateri yang akan mengisi. Masing-masing Dian Sukarno (penulis konten lokal). Andi Setyo W atau yang dikenal dengan nama pena Boenga Ketjil (penulis dan penerbit). Serta Cucuk ESPE (penulis dan pegiat teater).
Ada tiga materi bimbingan teknis. Pertama, pengenalan teknik penulisan dan pengantar budaya serta kearifan lokal. Kedua, teknik penulisan esai dan artikel berbasis budaya dan kearifan lokal. Ketiga, penyuntingan naskah hasil karya peserta.
Ada tiga tahap pelaksanaan bimtek. Tahap pertama pelaksanaan bimbingan teknis persiapan penulisan dan penugasan penulisan untuk peserta selama satu bulan dimulai 5 Agustus.
Tahap kedua, pelaksanaan bimbingan teknis penulisan dan penelaahan hasil penugasan penulisan dari peserta selama dua minggu dimulai 9 September. Dan tahap ketiga evaluasi penulisan dan finalisasi hasil penulisan selama dua minggu dimulai 23 September. (wen/ang)
Editor : Anggi Fridianto