Radarjombang.id - Jalan kabupaten ruas Kabuh-Tapen Jombang sudah lebar dan mulus.
Namun demikian, sepanjang ruas belum dilengkapi penerangan jalan umum (PJU).
Dari panjang ruas sembilan kilometer, hampir tujuh kilometer belum terpasang PJU.
’’Yang jelas lebih dari lima kilometer belum ada PJU, karena ruasnya (Kabuh-Tapen) panjang,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Budi Winarno, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Yohan Kartika, Kamis (24/7).
Beberapa ruas jalan kabupaten di utara Sungai Brantas sebelumnya dilakukan pelebaran melalui program inpres jalan daerah (IJD).
Namun hingga kini belum seluruhnya terpasang PJU. Di antaranya ruas Kabuh-Tapen. Sampai saat ini baru sekitar dua kilometer terpasang PJU dari total panjang ruas sembilan kilometer.
Baca Juga: Pengendara Wajib Waspada, Ruas Kabuh-Tapen Jombang Minim Penerangan
’’Tahun ini ada paket di sana, tapi masih seleksi dan belum teken kontrak,’’ imbuhnya.
Satu paket pekerjaan pemasangan PJU itu tak sampai tuntas sepanjang ruas.
Anggaran yang disiapkan Rp 189 juta bersumber anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2025. Saat ini masih dilakukan pengadaan barang dan jasa melalui sistem pengadaan langsung (PL).
Rencananya, sekitar 1,2 kilometer atau 25 titik PJU pada paket itu.
’’Fokus pemasangan diarahkan dari wilayah Kabuh ke Tapen, melanjutkan sebelumnya. Karena dari perempatan Kabuh ke timur sudah ada PJU, sehingga kegiatan tahun ini akan menyambung dengan pemasangan dari titik itu,’’ urainya.
Pemasangan PJU secara bertahap ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya di malam hari. Mengingat ruas Kabuh–Tapen merupakan salah satu akses penting di wilayah tersebut.
’’Jadi bertahap, kegitan ini merupakan PIK (Pagu Indikatif Kewilayahan) atas usulan kecamatan tahun lalu,’’ kata Yohan. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto