Radarjombang.id - Kalangan DPRD Jombang mengapresiasi deretan program Bupati Jombang Warsubi yang ditujukan peningkatan kesejahteraan desa.
Salah satunya, yang kini mulai dibahas program Rp 5 juta per RT.
Anggota Komisi A DPRD Jombang Kartiyono menyampaikan, pihaknya bakal mengawal realisasi janji program Rp 5 juta per RT yang rencananya akan direalisasikan tahun depan.
”Jadi program itu kan tidak diberikan penuh untuk honor RT. Tapi, di dalamnya ada insentif dan operasional,” ujar dia.
Politisi yang juga Ketua Bapemperda DPRD Jombang ini akan memastikan, janji politik tersebut masuk dalam penganggaran APBD 2026.
”Tentu akan kita kawal, karena ini jadi tupoksi kami. Tahun ini kita coba otak-atik di P-APBD tidak bisa semua 100 persen direalisasikan. Karena ada efisiensi anggaran. Namun akan kita awal agar dapat terealisasi tahun depan,” jelas dia.
Anggota Fraksi PKB ini juga menyinggung kaitannya dengan peningkatakan perekonomian masyarakat, agar pemkab bisa mengintegrasikan pelaksanaan program satu dusun satu wirausahawan, Koperasi Desa Merah Putih dan program makan bergizi gratis (MBG).
”Kami Fraksi FPKB meminta dilakukannya integrasi dan kolaborasi antara ketiga program tersebut, dengan visi dan orientasi pada upaya penguatan ekonomi daerah dan ekonomi kerakyatan,” jelas dia.
Program MBG membutuhkan bahan baku, seperti telur, daging, beras dan bahan pokok lain dalam jumlah yang sangat besar setiap harinya.
Terhadap semua bahan baku tersebut petani dan peternak di Jombang memiliki kemampuan memenuhi bahan baku MBG.
Pemkab dalam hal ini diminta bisa memaksimlkan ketiga program tersebut sebagai upaya peningkatakan ekonomi kerakyatan.
”FPKB meminta ada good will kebijakan pemerintah daerah untuk menjadikan program satu dusun satu wirausahawan, Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis sebagai cara dan strategi membangun ekononi kerakyatan yang mendorong Pertumbuhan ekonomi Daerah, secara integratif dan kolaboratif,” pungkasnya.
Sebelumnya, Bupati Warsubi komitmen merealiasikan janji politik untuk meningkatkan kesejahteraan RT/RW.
Bakal dialokasikan Rp 4,5 miliar dalam perubahan anggaran belanja dan pendapatan daerah (P-APBD) 2025 untuk honor RT/RW.
’’Sesuai instruksi abah bupati, program Rp 5 juta untuk RT/RW kita realiasikan tahun depan. Namun untuk honornya kita realiasikan tahun ini. Insya Allah akhir tahun,’’ kata Sekdakab Jombang, Agus Purnomo, Jumat (27/6).
Anggaran Rp 4,5 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tersebut telah diploting lewat P-APBD.
Sesuai rencana akan dicairkan untuk honor RT dan RW. Saat ini, pihaknya bersama dinas terkait telah melakukan verifikasi jumlah RT dan RW yang bakal menerima. ’’Saat ini masih dalam verifikasi. Anggaranya sudah kita ploting,’’ tambahnya. (ang/fid)
Editor : Anggi Fridianto